Foto Selengkapnya
Menjelang sunset di pantai karang papak Cimaja Pelabuhan Ratu, aku menikmati indahnya ekspresi warna langit dan debur ombak yang menari-nari. Takjubku pada suasana sore itu. Ditambah lagi pak Nelayan yg menebarkan jala ikan sambil ditemani anak-anaknya bermain di pantai. Aku abadikan situasi dramatis itu dengan kamera.
Tak lama ku lihat anak laki-laki berumur 10 tahunan berlari menuju pantai sambil membawa papan bernama Body Board langsung menerjang ombak bermain papan selancar ternyata mereka sangat berbakat terlihat dari gaya tunbuh mereka berdiri berjalan di atas ombak dengan papan selancar itu, tak mau kehilangan momen ku ambil kamera dan memotret kegiatan mereka yang buatku takjub, masih umur 10 sudah jago surfing.
Melihat mereka sedang istirahat, aku dekati mereka untuk menyampaikan pertanyaan yg sudah ada di benakku dari awalku melihat mereka dengan papan itu. Mereka adalah anggota Komunitas Surfing Karangpapak binaan dari SCCI, mereka diajari oleh ketua mereka Kang Mumuh Syamsul Bahri, perintis sekolah surfing di Cimaja, jadwal latihannya setiap hari Minggu jam 7 pagi. Lari, Skotjump, push up adalah kegiatan mereka pada saat latihan. Ternyata, Cimaja adalah pusat surfing di Jawa Barat. Cimaja melahirkan juara internasional surfing junior. Salah satu tokoh sang juaranya adalah Dede Suryana.
Selain Dede Suryana ada dua orang abang beradik yang telah membuktikan keahlian mereka dalam menerjang ombak dengan selancar pemberian ayah mereka yang menurunkan "darah" Surfer pada mereka. Mereka adalah Hidayattullah kelahiran Sukabumi, 24 Juli 2994 dan adiknya Dede Fauzy Rahmatullah kelahiran Sukabumi 17 Mei 2001, mereka adalah anak dari Kang Mumuh Syamsul Bhari yang juga pendiri sekolah surfing di Cimaja yaitu Surf Culture Club Indonesia. Ryan mulai surfing di usianya yang ke , sudah banyak meraih prestasi diantaranya adalah Juara 2 Nasional Under 17 Volcom Surf Contest, Bali 2011 dan juara 1 se-Jawa, under 17 Volcom Surf Contest, Bali 2011. Ryan sangat mencintai surfing. Dia bercita-cita ingin menjadi Raja Surfing. I Made Widiarta asal Bali adalah surfer idola Ryan.
Tidak ketinggalan adiknya, Dede Fauzy, diusianya yang tergolong masih muda (10 tahun) sudah menjadi Juara 1 se Jawa Barat Under 10 Minigrom Surf Contest 2009, Juara 1 se Jawa Barat Under 10 Minigrom surf Contest 2010 dan Jura 3 se Jawa under 14 Volcom Surf Contest, Pangandaran 2011. Berkat prestasinya yang gemilang Dede saat ini sudah di kontrak oleh salah satu sponsor. Dede mulai surfing sejak usia 6 tahun, dia tidak takut ombak di Pelabuhan Ratu tempat yang terkenal gelombang berbahaya. Dede bercita-cita ingin menjadi juara Surfing Internasional.
Cimaja adalah ikon Surfing di Jawa. Anak-anak hasil didikan kang Mumuh (SCCI) sudah banyak meraih prestasi dilihat dari perolehan juara dan dikontrak oleh sponsor. Suatu prestasi yang patut dibanggakan. "Indonesia adalah salah satu sorga Surfing" ujar kang Mumuh. Berharap kedepannya semakin berkembang surfer Indonesia.
Jadi, buat teman-teman yang ingin belajar Surfing tidak perlu jauh-jauh ke Bali, cukup datang saja ke Cimaja Pelabuhan Ratu yang indah ini. Tak perlu khawatir buat yang belum punya selancar karena papan selancar disini dapat disewa Rp.30.000 perjam dan kalau mau sekolah surfing cukup keluarin uang saku anda sebesar Rp.30.000 per jam untuk membayar pelatihnya. Debur Ombak Cimaja dan pelatihnya bisa menghantarkan anda menjadi surfer profesional.
Komentar (0 Komentar)
Cari Penawaran Terbaik di Sini
-
Rp 15,436.000
-
Rp 5,192.000
Peringkat Grup Petualang
-
#1
Jumlah vote : 5391
-
#2
Jumlah vote : 3962
-
#3
Jumlah vote : 2238
-
#4
Jumlah vote : 2188
-
#5
Jumlah vote : 1415
Jurnal Petualang Favorit
Jurnal Petualang Lainnya
-
Dan Pemenangnya Adalah...
Oleh: Aku Cinta Indonesia
4 komentar
-
Masjid Agung Palembang: 263 Tahun Merentang Zaman
Oleh : Lalu Abdul Fatah- Sumatera 3
35 komentar
-
Cerita Tentang Triton dan Irish
Oleh : Yakub Hari Kristianto- Papua 2
10 komentar

