Makam Tamu Umbu Nggaba Rihi Eti

Foto Selengkapnya

Indonesia negeri penuh ritual punya upacara Pui Mowal. Upacara di kerajaan Lewa Kambera (Kampung Raja) di daerah Prailiu, saat menentukan nama untuk bayi yang baru lahir. Saat tim NTT 1 bertandang ke Kampung Raja di daerah Prailiu, kami bertemu anak raja, Tamu Umbu Nggaba Rihi Eti.

Saya bertanya penasaran, kenapa nama orang Sumba sepanjang itu dan berlakukah nama itu di tanda pengenal? Beliau menceritakan nama yang dimilikinya adalah takdir.

Jadi begini, saat bayi lahir seluruh warga berkumpul untuk upacara Pui Mowal. Dipanggillah sang juru bicara perantara kepada Yang Maha Esa, Wunang. Sebutan ini khusus untuk orang yang mempunyai bakat bicara bahasa “tinggi” yang tidak dimengerti oleh orang biasa. Setelah merembukkan 5 calon nama untuk si bayi, Wunang mengucapkan doa bahasa Sumba. Biasanya 5 nama yang dipilih adalah nama nenek moyang orang Sumba. 5 nama disiapkan, 5 ayam pula siap untuk dipotong pakai bambu.

Saat berdoa nama pertama, ayam dipotong lalu dikeluarkan hatinya. Hati itu akan memperlihatkan tanda. Entah dari darah atau yang lain. Yang pasti hanya Wunang yang bisa membacanya. Saat bayi diberi nama yang tidak cocok, maka dia akan menangis terus tanpa henti.

Saat saya tanya Tamu Umbu Nggaba Rihi Eti dapat nama dari mana, beliau menjawab sambil menunjuk makam di depan rumahnya. “Ini nama kakek saya, Tamu Umbu Nggaba Rihi Eti”. Memang sudah ditakdirkan saya memakai nama beliau, raja Lewa Kambera yang terkenal sakti.

Sayangnya kesaktian kerajaan berangsur berkurang seiring jaman moderen. Dulu raja sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Raja mau lewat kota saja seluruh warga tidak ada yang berani keluar rumah. Sekarang raja ya hanya status saja. Menjadi nama kenangan yang akan terus dipakai seluruh keturunan sampai akhir hayat.  

------------------------------------------------------
Info cepat: Kampung Raja letaknya di daerah Prailiu, cuma 20 menit dari Waingapu menggunakan motor.

Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Cari Penawaran Terbaik di Sini

    Peringkat Grup Petualang

    Selengkapnya

    Jurnal Petualang Lainnya