Foto Selengkapnya
Menurut saya, Sumba adalah raksasa industri wisata yang sedang tidur. Alamnya sangat magis, budayanya pun cukup mistis. Tinggal diolah secara dinamis, maka akan menghasilkan sesuatu yang fantastis.
Ketika bersepeda motor ke arah selatan kota waingapu sumba timur, terlihat kontur pulau sumba yang berbukit-bukit. Tak banyak tanaman yang tumbuh di atasnya. Mungkin karena terbentuk dari batuan kapur yang miskin unsur hara, sehingga sulit bagi pepohonan untuk hidup. Apalagi hujan juga jarang turun di sana.
Melihat kontur dataran yang semacam itu dan dihubungkan dengan kepopuleran predikat sumba sebagai lumbung kuda nasional maka sudah sepatutnya jika sumba memiliki banyak jenis paket wisata yang berdasarkan kuda. Apalagi secara tradisional sumba memiliki sebuah kegiatan berkuda yang diadakan setiap tahun, yaitu pasola.
Saya lalu membayangkan, jika di Jember ada festival fashion, di Tomohon ada festival bunga, dan di Ubud ada festival penyair dan penulis, mengapa di Sumba tidak diadakan festival berkuda?
Beberapa kegiatan yang bisa diadakan dalam festival misalnya; pacuan kuda (sudah sering dilakukan sumba dalam tingkat NTT maupun nasional), kontes kuda sehat, parade kuda, lomba berkuda cross country, dan lain sebagainya. Soal waktu, mungkin ada baiknya di luar waktu pasola. Supaya sekaligus dapat mengisi kekosongan acara wisata diluar bulan diadakannya pasola.
Level kegiatannya juga akan sangat baik jika bertaraf internasional. Saya yakin, paling tidak negara tetangga Australia, Malaysia, Timor leste, dan juga Filiphina akan ada yang mengikutinya. Sebab festival-festival lain yang saya sebutkan di atas juga bertaraf internasional dan selalu sukses. Baik dari segi variatifnya peserta, juga dari segi banyaknya antusias pengunjung festival.
Tercatat sudah ada beberapa stadion khusus pacuan kuda yang sudah dibangun di Sumba. Lokasi-lokasi kegiatan berkuda lain juga sudah disediakan Tuhan sejak lama. Hanya tinggal dipikirkan lebih matang, di usahakan setiap langkahnya, sambil terus bermental positif bahwa semuanya pasti bisa diwujudkan.
Komentar (0 Komentar)
Cari Penawaran Terbaik di Sini
-
Rp 2,844.000
-
Rp 3,253.000
Peringkat Grup Petualang
-
#1
Jumlah vote : 5391
-
#2
Jumlah vote : 3962
-
#3
Jumlah vote : 2238
-
#4
Jumlah vote : 2188
-
#5
Jumlah vote : 1415
Jurnal Petualang Favorit
Jurnal Petualang Lainnya
-
Dan Pemenangnya Adalah...
Oleh: Aku Cinta Indonesia
4 komentar
-
Masjid Agung Palembang: 263 Tahun Merentang Zaman
Oleh : Lalu Abdul Fatah- Sumatera 3
35 komentar
-
Cerita Tentang Triton dan Irish
Oleh : Yakub Hari Kristianto- Papua 2
10 komentar

