Foto Selengkapnya
Bagi saya yang senang mendengarkan lagu top 40 dan lagu-lagu kekinian lainnya, mendengarkan lagu berbahasa daerah dengan musik yang lawas sangat awam di telinga saya.
Selama perjalanan saya di Timor, Alor, dan Rote musik yang terdengar hanyalah musik berbahasa daerah. Biasanya berbahasa timor, minang atau batak. Di bus, di kapal, di bemo, di kendaraan rental, di restoran, dimana-mana hampir semua mendengarkan lagu dengan warna yang sama.
Tetapi karena sudah mendengarkan cukup lama dan banyak lagu, lama-lama bisa juga masuk ke telinga saya, malahan ada beberapa lagu yang saya suka!
Lagu-lagu tersebut kebanyakan menceritakan tentang perantauan, atau kesedihan hati mereka yang ditolak perempuan yang mereka senangi. Ada satu lagu yang membuat saya tertawa, karena lagu tersebut bertemakan kacang goreng, aneh! Haha.
Untuk mengingat masa-masa saya selama perjalanan, maka saya mampir ke tempat yang menjual dvd untuk membeli mp3 lagu-lagu tersebut.
:)
Komentar (0 Komentar)
Cari Penawaran Terbaik di Sini
-
Rp 2,487.000
-
Rp 15,597.000
Peringkat Grup Petualang
-
#1
Jumlah vote : 5391
-
#2
Jumlah vote : 3962
-
#3
Jumlah vote : 2238
-
#4
Jumlah vote : 2188
-
#5
Jumlah vote : 1415
Jurnal Petualang Favorit
Jurnal Petualang Lainnya
-
Dan Pemenangnya Adalah...
Oleh: Aku Cinta Indonesia
4 komentar
-
Masjid Agung Palembang: 263 Tahun Merentang Zaman
Oleh : Lalu Abdul Fatah- Sumatera 3
35 komentar
-
Cerita Tentang Triton dan Irish
Oleh : Yakub Hari Kristianto- Papua 2
10 komentar

