oleh: Faisal Karim - NTT 1
Pagi jam 6, di kota Waingapu, Sumba timur, saya terbangun untuk mencari secangkir kopi. Karena hotel kecil tempat kami menginap bersebelahan dengan pasar yang sudah sangat ramai, saya pun mulai untuk mengambil beberapa foto di pasar tersebut, lalu selang beberapa menit sayapun bertanya dengan masyarakat tempat untuk menikmati secangkir kopi. Setelah alamat saya peroleh, saya dianjurkan untuk menggunakan kendaraan roda tiga yang cukup unik, terlihat memang seperti becak tetapi beda yang ada di tanah Jawa kebanyakan. Saya bertanya dengan abang becak kenapa penutup becak ini terlihat seperti keong, ia menjawab, penutup ini dibentuk layaknya seperti layar perahu orang bugis, yang memang ada pengaruh dari keturunan nenek moyang masyarakat di Waingapu. Sayapun mulai mecoba untuk mengerti, berarti kalo penutup ini berbentuk layar, mungkin agar lebih cepat sampai bila angin kencang..begitu kali ya. Anehnya, becak unik ini tetap dipanggil becak, bukan becak keong ataupun becak layar…sebagai tambahan becak ini saya tidak temukan di Sumba barat. Aneh tapi nyata.
Komentar (0 Komentar)
Cari Penawaran Terbaik di Sini
-
Rp 1,257.000
-
Rp 7,584.000
Peringkat Grup Petualang
-
#1
Jumlah vote : 5391
-
#2
Jumlah vote : 3962
-
#3
Jumlah vote : 2238
-
#4
Jumlah vote : 2188
-
#5
Jumlah vote : 1415
Jurnal Petualang Lainnya
-
Dan Pemenangnya Adalah...
Oleh: Aku Cinta Indonesia
4 komentar
-
Masjid Agung Palembang: 263 Tahun Merentang Zaman
Oleh : Lalu Abdul Fatah- Sumatera 3
35 komentar
-
Cerita Tentang Triton dan Irish
Oleh : Yakub Hari Kristianto- Papua 2
10 komentar

