oleh: Giffarin Rindiwandana - NTT 2
"Baleo, Baleo!" teriakan tersebut terdengar apabila penduduk Lamalera melihat seekor Paus melintasi desa mereka. Desa yang terletak di selatan Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur ini mungkin adalah desa terakhir di dunia yang dimana manusia masih memburu Paus menggunakan tangan, hanya dengan bersenjatakan bambu yang berujung tombak harpoon.
Desa ini berhasil memburu sekitar 15 sampai 25 Sperm atau Pilot Whales setiap tahunnya. Apabila mereka tidak melihat Paus, maka mereka bisa memburu Lumba-Lumba. Anda bisa mengikuti perburuan ini dengan biaya Rp 100.000,- tetapi bersiaplah menyaksikan petualangan yang brutal dan penuh dengan darah Paus. Hati-hati mungkin juga perahu yang anda tumpangi bisa terbalik atau tertarik Paus ke dalam lautan.
Untuk cerita lengkapnya anda bisa baca di artikel saya, Giffarin Rindiwandana, yang berjudul "Berburu Paus Lamalera"
Komentar (0 Komentar)
Cari Penawaran Terbaik di Sini
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,703.000 -
Rp 15,425.000
Peringkat Grup Petualang
-
#1
Jumlah vote : 5391
-
#2
Jumlah vote : 3962
-
#3
Jumlah vote : 2238
-
#4
Jumlah vote : 2188
-
#5
Jumlah vote : 1415
Foto Wisata Favorit
Jurnal Petualang Lainnya
-
Dan Pemenangnya Adalah...
Oleh: Aku Cinta Indonesia
4 komentar
-
Masjid Agung Palembang: 263 Tahun Merentang Zaman
Oleh : Lalu Abdul Fatah- Sumatera 3
35 komentar
-
Cerita Tentang Triton dan Irish
Oleh : Yakub Hari Kristianto- Papua 2
10 komentar

