Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 17 Sep 2013 10:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pantai Indrayanti Ramai, Ayo Pindah ke Pantai Trenggole

Suyut Utomo
detikTravel Community
Foto 1 dari 3
Pantai Trenggole dari atas bukit
Pantai Trenggole dari atas bukit
detikTravel Community -

Gunungkidul di DI Yogyakarta punya banyak pantai yang indah untuk dikunjungi, salah satunya Pantai Trenggole. Pantai ini masih tergolek sepi dari wisatawan, padahal letaknya di sebelah Pantai Indrayanti yang ramai.

Apa yang Anda cari ketika mendatangi suatu objek wisata? Objek wisata yang ideal buat saya adalah ketika bisa melihat keindahan alam, bebas dari hiruk pikuk kehidupan di luar aktivitas sehari-hari, yang merefresh diri kita untuk memulai aktivitas kembali.

Bagaimana menurut Anda? Saya rasa bisa dijawab masing-masing. Hal yang saya inginkan terwujud ketika liburan pada 24 Desember 2012 silam. Bersama keluarga kami pulang kampung ke Yogyakarta dan berencana liburan ke Pantai Indrayanti.

Pantai ini berada di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Singkat cerita, dengan menggunakan kendaraan roda 4 tipe mini bus, kami tiba di lokasi Pantai Indrayanti.

Kami sedikit terkejut dengan apa yang kami lihat. Banyak kendaraan berlalu lalang keluar masuk tempat parkir. Kami sendiri kesulitan untuk mencari lahan parkir yang kosong.

Oke, itu menandakan bahwa kami juga akan menemui banyak orang yang akan menikmati pantai ini. Benar saja, tiba di bibir pantai, lagi-lagi kami menemui kesulitan mencari tempat untuk sekadar duduk dan berkumpul bersama keluarga.

Setelah berjalan menyusuri pantai, akhirnya kami menemukan tempat yang kosong, serta payung besar yang memang sengaja disewakan di pantai ini. Saya sendiri pernah mengunjungi pantai ini setahun lalu, namun tidak seramai ini.

Sepertinya informasi tentang Pantai Indrayanti menggiring para wisatawan menuju tempat wisata ini. Memang Pantai Indrayanti termasuk pantai yang menjadi favorit akhir-akhir ini.

Pantainya berpasir putih, dengan lingkungan yang masih bersih, air lautnya relatif jernih jika dibandingkan dengan pantai selatan yang berada di daerah Bantul, Yogyakarta.

Jika traveler menghadap pantai, maka terlihat sisi kanan kiri pantai dibatasi bukit karang. Di sebelah kanan ada bukit karang yang membatasi Pantai Indrayanti dengan Pantai Sundak.

Sedangkan di sebelah kiri, terdapat bukit yang bisa didaki. Dari kejauhan saya melihat para pengunjung menuju ke atas bukit itu. Saya pun penasaran untuk menuju ke sana, menapaki jalan setapak, hingga tidak lama kemudian sampailah saya di atas bukit.

Benar saja, saya bisa memandang bebas seluruh kawasan Pantai Indrayanti, samudra lepas, dan merasakan angin berhembus sedang meniup rambut saya. Sambil menikmati hamparan laut, saya juga mengabadikannya lewat kamera poket.

Saya berdiri di atas batu tebing, yang berjarak beberapa centi saja ke jurang menuju air laut, dengan ketinggian sekitar 20 mdpl. Tinggi ini baru sepertiganya saja. Saya berjalan lagi ke atas.

Namun sampai atas saya tidak bisa melihat laut lagi karena tebingnya dipenuhi tumbuhan yang menghalangi pandangan. Kemudian saya berjalan ke arah berlawanan dengan Pantai Indrayanti, mulailah tampak garis laut kembali.

Rasa penasaran membuat saya mempercepat langkah kaki, walau agak terasa sakit terkena kerikil karena saya tidak memakai alas kaki. Cihuy! Ada pantai lagi di sini.

Terlihat bibir pantai yang tidak terlalu panjang, dibatasi oleh bukit lagi, jadi pantai ini 'dipatok' dengan dua bukit, ombak yang tidak terlalu besar, serta pasir, yang tidak seputih di pantai sebelahnya, tapi tetap bersih.

Itu yang terlihat dari atas. Saya pun mencari jalan untuk turun ke sana. Namun tiba-tiba saya bertemu jalan buntu tepat di bibir tebing. Tinggi tebing ini sekitar 2 meter dari pasir pantai.

Awalnya saya agak ragu untuk melompat setinggi, tapi akhirnya nekat dan beruntung pasirnya lembut. Sehingga membuat redaman ketika kaki menapak di pasir.

Hanya beberapa orang yang terlihat. Beberapa pedagang minuman terlihat murung karena sepi pembeli. Payung-payung berwarna yang tertancap juga belum ada pemakainya. Saya menghampiri salah satu pedagang dan menanyakan nama pantai ini.

Pedagang itu menjawab ini adalah Pantai Trenggole. Nama ini sangat asing di telinga. Ya, maklum saja, menurut keterangan mereka, pantai ini baru di buka beberapa bulan terakhir. Sambil menikmati debur ombak dan hembusan angin pantai, saya juga asyik mendengar cerita pedagang yang tergabung dalam kelompok Pantai Trenggole.

Cerita yang saya dengar mulai dari awal pantai dibuka sampai keluh kesah pedagang karena dagangannya sepi pembeli. Dari lontaran cerita pedagang, saya pun berpikir bahwa pantai ini masih tergolek, belum bangkit sebagai pariwisata yang diharapkan, paling tidak untuk meningkatkan taraf ekonomi penduduk sekitar pantai. Sampai akhirnya ponsel saya berdering, ternyata keluarga sudah menunggu untuk siap pulang kembali.

Pantai Trenggole bisa jadi tujuan liburan Anda ketika ke Yogyakarta. Jika ingin menikmati suasana pantai dengan khusyuk, bebas dari hiruk pikuk, inilah tempatnya. Dengan catatan untuk beberapa saat ini, entah besok ketika pantai ini sudah terdengar luas, dan semakin banyak pengunjungnya.

Dilema memang, turis seperti saya yang menginginkan ketenangan mendatangi suatu tempat dengan pesona alam, tapi di sisi lain laku atau tidaknya suatu objek wisata tergantung dari banyaknya wisatawan yang datang.

Tak mengapa demi kemajuan wisata Indonesia, tulisan saya ini juga dalam rangka berbagi tentang tempat wisata itu sendiri. Semoga setiap wisatawan bisa menjaga keasrian, kebersihan untuk kelangsungan objek wisatanya.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED
Laporan dari Jepang

Foto: Kemilau Kuil Emas di Jepang

Senin, 25 Sep 2017 22:50 WIB

Liburan ke Jepang, traveler harus menyambangi Kota Kyoto. Di kota ini, kamu bisa melihat kemilau kuil Kinkakuji yang berlapiskan emas. Indah tak ada duanya.