detiktravel

Melinting Sejarah Rokok di House of Sampoerna

Sri Anindiati Nursastri - d'Traveler - Senin, 05/03/2012 11:48:49 WIB
detikTravel Community -  

Jika Anda berkunjung ke Surabaya, Jawa Timur, cobalah tengok kawasan kota tua yang ada di sebelah utaranya. House of Sampoerna berdiri megah sebagai museum yang kaya pengetahuan tentang sejarah rokok di Indonesia.

Dari luar, museum ini tampak seperti bangunan Romawi yang khas dengan pilar-pilarnya. Tapi, cobalah lihat lebih dekat. Keempat pilarnya berbentuk batang rokok, lengkap dengan filter yang menghiasi bagian atasnya. Inilah House of Sampoerna, sebuah komplek museum yang menyajikan serba-serbi tentang rokok sebagai objek utamanya.

House of Sampoerna menempati sebuah bangunan bergaya kolonial yang terletak di Jl Taman Sampoerna No 6. Dibangun pada 1862 silam, bangunan ini dulunya rumah yatim piatu yang dikelola oleh Belanda. Hingga kemudian Liem Seeng Tee, pendiri perusahaan rokok raksasa Sampoerna, membeli gedung ini pada 1932. Ini adalah tempat pertama produksi rokok Sampoerna.

Mulai 2003, House of Sampoerna dibuka untuk umum. Komplek bangunan ini terdiri dari tiga bagian.

Auditorium besar menampung museum dan toko. Ada banyak hal yang bisa Anda lihat di sini, mulai dari kisah perjalanan keluarga Sampoerna hingga proses produksi rokok secara tradisional. Sampai sekarang museum ini masih merupakan pabrik salah satu merk rokok keluaran Sampoerna, yaitu Dji Sam Soe.

Di museum ini, Anda bisa melihat proses pemilihan tembakau dan cengkeh, pencampuran bahan, penggulungan dengan tangan, pencetakan kertas rokok, hingga proses pengepakan. Bergabunglah dengan 3.500 pekerja wanita di tempat ini, yang bertugas menggulung rokok dengan peralatan tradisional. Coba buktikan pada diri sendiri, apakah Anda bisa menghasilkan 325 batang rokok per jam seperti mereka!

Keluar dari museum, Anda akan dihadapkan dengan dua bangunan yang berbeda. Bangunan timur ditempati oleh sebuah kafe dan galeri seni. Kafe yang ada di sini sangat indah, dengan arsitektur dan interior bergaya art deco. Jendela kaca warna-warni menyatu dengan panel-panel kayu, memberi kesan natural sekaligus modern. Di sini, Anda bisa mencicipi aneka masakan ala Eropa dan Asia. Jika datang pada malam hari, pertunjukan musik live akan membuat suasana santap malam semakin hangat.

Bangunan sebelah barat adalah rumah kediaman keluarga Sampoerna, yang sayangnya tak terbuka untuk umum. Eits, jangan sedih dulu. Persis di sebelahnya, parkirlah sebuah mobil Rolls Royce dengan plat nomor SL 234, melambangkan merk Dji Sam Soe keluaran Sampoerna. Anda bisa berpose sesuka hati di mobil Rolls Royce ini!

Satu hal yang sangat menguntungkan pengunjung House of Sampoerna adalah tidak adanya pungutan biaya apa pun. Mulai dari parkir, masuk museum, berkeliling dengan pemandu, semuanya gratis! Namun, mengingat ini adalah museum produksi rokok, pengunjung di bawah usia 18 tahun tidak diperbolehkan masuk kecuali diawasi oleh orang tua.

Selain itu, Anda juga bisa mengikuti Surabaya Heritage Track (SHT). Tur yang dikelola langsung oleh House of Sampoerna ini akan mengantar Anda berkeliling kawasan Kota Tua Surabaya, melihat aneka bangunan kolonial dan sejarah yang ada di baliknya. Baik itu hari kerja atau hari libur sekali pun, Anda bisa mengikuti SHT secara gratis!

Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
Most
Popular
 

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com