detiktravel

Ada Pusat Kerajinan Keramik Paling Keren di Singkawang!

Putri Rizqi Hernasari - d'Traveler - Jum'at, 09/03/2012 12:10:44 WIB
detikTravel Community -  

Jika Anda termasuk pengoleksi keramik, tak perlu jauh-jauh pergi ke China. Di Kota Singkawang, Kalbar, ada desa yang menjadi sentra keramik, namanya Desa Sakok. Datang dan lihat langsung cara pembuatannya!

Terletak sekitar 2 km dari pusat kota Singkawang, Desa Sakok bisa ditempuh dengan berbagai alat transportasi darat. Desa Sakok adalah sebuah desa yang hampir seluruh penduduknya merupakan pengrajin keramik, dan telah menjadi pusat kerajinan keramik di Kalimantan Barat.

Para pengrajin di Desa Sakok, Singkawang, memang telah lama memiliki kemampuan khusus untuk membuat keramik. Kemampuan ini telah diturunkan sejak tahun 1895 secara turun temurun kepada generasi berikutnya.

Jika berkunjung ke desa ini, Anda bisa melihat langsung proses pembuatan keramik yang masih tradisional. Tidak hanya itu, Anda juga bisa membeli langsung membeli keramik dari pabriknya. Seru!

Teknik pembuatan keramik di Desa Sakok masih tradisional, tidak menggunakan alat canggih, tetapi masih menggunakan tenaga manusia. Bahan baku yang digunakan untuk membuat keramik antara lain tanah lempung atau kaolin yang berwarna putih.

Proses pembuatannya cukup mudah, tanah lempung dibentuk sesuai dengan produk yang diinginkan, bisa berupa guci atau tempayan. Kemudian, setelah bentuk telah jadi, diberi motif, diwarnai dan dibakar dalam tungku bersuhu hingga 1.000 derajat Celcius. Biasanya, pengunjung yang membeli keramik di Desa Sakok menyukai motif naga.

Kemampuan warga Desa Sangkok dalam membuat keramik tidak perlu diragukan lagi. Ini bisa dilihat dari keramik yang dihasilkan, kualitasnya tidak kalah dengan guci buatan China. Bahkan, para pengrajin di Desa Sakok ini bisa membuat guci yang persis dengan guci asli China. Jadi, jangan heran saat Anda datang ke tempat ini, menemukan guci keramik tua dari dinasti Ming di China.

Hingga saat ini, kerajinan keramik Desa Sangkok telah terkenal tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mancanegara. Hasil keramik desa ini juga telah diekspor ke Singapura, Malaysia, dan negara lainnya. Untuk harga cukup bervariasi, tergantung dari desain dan motif yang digunakan.

Foto Terkait
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
 

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com