detiktravel

Lidah Berdansa di Penang, Malaysia

TravelWithAwan - d'Traveler - Kamis, 22/03/2012 13:30:00 WIB
detikTravel Community -  

Gelar "The Best Street Food in Asia" oleh majalah TIME pada 2004 adalah bukti kalau Penang adalah destinasi wisata kuliner di Malaysia. Wisatawan di Penang bisa bergoyang lidah menikmati citarasa Cina, Melayu, India, sampai Thailand.

Mendengar nama Penang yang langsung terbayang adalah wisata kulinernya. Hal yang mendorong wisatawan untuk menjejakkan kaki ke negeri ini karena ingin mencicipi langsung makanan-makanan yang selama ini hanya bisa dirasakan di restoran-restoran yang ber-label Penang.

Penang yang terletak di pantai barat Semenanjung Malaysia dahulu lebih terkenal dengan nama Pulau Pinang. Dan, pada 7 Juli 2008 daerah Georgetown di negara bagian Malaysia ini akhirnya berhasil masuk ke dalam daftar situs UNESCO World Heritage dengan tebaran bangunan-bangunan tuanya yang membawa Anda melayang ke masa lalu. Arsitektur Cina, Melayu dan Eropa berpadu bersisian.

Sesampainya di Penang International Airport yang berada di daerah Bayan Lepas, Anda dapat mencapai daerah seputar Georgetown dengan waktu tempuh sekitar 20 sampai 30 menit menggunakan taksi atau juga bisa naik bus umum. Untuk biaya Anda cukup membayar dengan harga tiket RM 2.70 sekitar Rp 8.000. 

Nah, kebanyakan orang yang berkunjung ke Penang memiliki tujuan untuk berwisata kuliner. Di segala penjuru Penang Anda bisa menemukan kedai kopi, restoran, dan hawkers (pedagang kaki lima) yang menjual makanan khas Penang seperti Asam Laksa (berbeda dengan laksa pada umumnya yang bersantan, Asam Laksa ini lebih terasa seperti bumbu rujak), Char Kway Teow (kwetiau yang umumnya disajikan dengan udang) atau juga Penang Prawn Mee.

Serasa tidak ada rasa kenyang, setelah mencicipi makanan berat rasanya ingin cepet-cepat melahap berbagai macam hidangan pencuci mulut. Mulai dari kue-kue tradisional seperti Apom (kue apem), Teochew Cendul (cendol), sampai Rojak.

Pasti Anda sudah bisa menebak kalau Rojak ini tak lain adalah rujak, tapi di Penang versinya agak berbeda. Potongan buah-buahan ini disiram dengan bumbu gula aren dan petis yang pekat. Ternyata di dalamnya juga terdapat potongan tahu dan cumi-cumi. Kalau ditanya soal rasa, ehm... tentu Anda juga akan kaget begitu mengunyah potongan cumi-cumi atau tahu dengan bumbu rujak yang manis. Ramai rasanya!

Untuk mendapatkan street food yang paling populer Anda bisa mengunjungi Gurney Drive. Lokasinya berdekatan dengan Gurney Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Penang. Segala macam masakan Penang tersedia di Gurney Drive. Anda tinggal pilih mulai dari beragam masakan mi sampai seafood segar dan jajanan pencuci mulut lainnya. Selain itu, Anda juga bisa mencari alternatif lain di lokasi-lokasi kuliner yang berada di seputar Penang, yaitu di Pulau Tikus, Penang Road, Chulia Street atau Lorong Baru (New Lane).

Selain daya tarik akan kulinernya, Penang juga memiliki berbagai tujuan wisata yang tidak kalah menarik, seperti Kek Lok Si Temple yang wajib Anda kunjungi. Kuil ini mulai dibangun pada 1890, dn sekitar 1930 pagoda 7 tingkat yang dinamakan Pagoda of 10.000 Buddhas yang berada di kompleks ini selesai dibangun dan menjadi daya tarik khas kuil dan tempat wisata ini. Di bukit bagian atas kuil, sejak 2002 lalu juga berdiri patung perunggu raksasa Dewi Kuan Yin, setinggi lebih dari 30 meter.

Satu lagi tempat tujuan wisata yang sangat spektakuler adalah kereta yang ada di Bukit Bendera atau Penang Hill. Dimana Anda akan menaiki bukit setinggi 700 meter dari permukaan laut dengan menggunakan kereta yang menanjak 45 derajat dan memakan waktu sekitar 30 menit untuk mencapai puncaknya. Perjalanan yang unik dan menarik! Untuk tarif kereta pergi-pulang hanya RM 30 sekitar Rp 90.000.

Anda juga tidak akan menyangka kalau ada jalur kereta seperti ini bisa ditemukan di Penang. Saat berada di Puncak bukit pengunjung akan sampai di Strawberry Hill. Selain itu, pemandangan Penang yang ramai dapat dinikmati dari puncak bukit. Perpaduan budaya yang unik di bangunan-bangunan dan makanan-makanan khasnya, membuat ingin selalu kembali ke Penang.

 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Must Read close

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com