3,8 Juta Wisatawan Mancanegara Serbu Indonesia

img

Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia (Putri/detikTravel)

Jakarta - Indonesia adalah salah satu destinasi favorit wisatawan mancangera. Buktinya, angka kunjungan wisman ke Indonesia meningkat menjadi 3,8 juta di awal tahun ini. Naik 7,75 persen dibanding tahun lalu.

Dari data Biro Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), semester awal 2012 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia adalah sebesar 3.876.310 orang wisman. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama, yaitu Januari-Juni Tahun 2011 sebesar 3.597.632 orang wisman. Dengan kata lain, kunjungan wisman ke Indonesia naik sebesar 7,75 persen.

Peningkatan ini mendekati angka 8 persen, sama dengan tingkat pertumbuhan wisman di Asia Pasifik. Bahkan angka 3,8 juta ini lebih tinggi 5% dari pertumbuhan wisman global.

"Perjalanan cukup banyak karena dari Mei-Agustus adalah peak season. Maka melihat tren sampai dengan Juni, optimis target 8 juta wisman untuk 2012 dapat tercapai," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangesti di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2012).

Pada semester awal 2012, kunjungan wisman masih didominasi oleh 5 negara. Negara pertama adalah China dengan kenaikan kunjungan sebesar 33,5% atau 305.303 wisman, selanjutnya wisman asal Malaysia sebesar 10,1 % (557.413 wisman). Posisi ketiga ditempati Australia (6,1%) atau sebanyak 442.787 wisman. Kemudian disusul Jepang (5%) sebanyak 200.093 wisman, dan terakhir adalah Singapura sebanyak 1,1% atau 615.390 orang wisman.

Selain berupaya meningkatkan angka kunjungan wisman dan jumlah perjalanan wisnus, Kemenparekraf juga berupaya untuk meningkatkan kualitas berwisata. Salah satunya diukur oleh lama tinggal (length of stay) dan besarnya pengeluaran.

"Banyak negara yang kini mulai fokus untuk mengembangkan wisata minat khusus dan tidak hanya terpaku pada peningkatan jumlah wisman semata," tambah Mari.

Oleh karena itu, lanjut Mari, strategi promosi wisata minat khusus seperti tracking, snokerling, diving dan golf harus ditingkatkan karena potensinya yang besar. Kemenparekraf juga sedang menyusun program dalam jangka waktu 3 tahun mendatang untuk meningkatkan wisata bahari, terutama menyelam dan wisata rekreasi olahraga, seperti golf, wisata kapal pesiar, dan MICE.

Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!




Reporter
Oleh: Sri Anindiati Nursastri
Jawa Barat

On my way to make traveling as a prime needs.

Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.travel
    Web Admin: admin[at]detik.travel
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com

    Artikel Terbaru