Mei-Agustus Jadi Bulan Paling Ramai Turis Domestik

img

Bandara Internasional Lombok (Putri/detikTravel)

Jakarta - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan 245 juta turis domestik untuk traveling keliling Indonesia. Bulan paling ramai diramalkan akan terjadi para Mei hingga Agustus.

Tahun 2012, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 245 juta turis dalam negeri bisa melanglang buana di Indonesia. Sejauh ini, target positif bisa tercapai. Ini terlihat dari adanya peningkatan traveling para turis domestik sebesar 3,5 persen pada semester pertama.

Pada bulan Mei hingga Agustus, turis domestik diperkirakan akan sering traveling.

"Peluang untuk meningkatkan pencapaian wisatawan nusantara terbuka lebar karena antara bulan Mei-Agustus adalah masa peak season," tutur Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, dalam rilis yang diterima detikTravel pada jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2012).

Hal ini terjadi karena anak-anak sekolah sedang libur pada bulan Juni dan Juli. Apalagi mahasiswa, mereka libur mulai dari Juli hingga September. Waktu libur yang cukup panjang itu menarik minat mereka untuk traveling ke beberapa destinasi di Indonesia.

"Khusus di Indonesia, setelah liburan sekolah pada Juni-Juli. Jadi diharapkan, intensitas orang untuk bepergian sekaligus mengunjungi objek wisata lebih tinggi dari biasanya," lanjut Mari.

Yang membuat periode Mei hingga Agustus memiliki potensi yang besar adalah karena Lebaran jatuh pada pertengahan Agustus. Pada saat Lebaran, mereka pulang ke kampung halaman. Secara tidak langsung mereka melakukan perjalanan dan hal ini berimbas langsung pada target yang ingin dicapai Menparekraf.

"Lebaran akan jatuh pada pertengahan bulan Agustus ini," kata Mari.

Kepulangan beberapa penduduk transmigran menambah angka di dalam target perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) 2012 ini. Kemenparekraf menargetkan pergerakan wisnus tahun 2012 mampu mencapai 245 juta perjalanan, dan target total pengeluaran wisnus sebesar Rp 171,5 triliun (USD 18 miliar). Nilai pengeluaran wisnus dua kali dari perkiraan perolehan devisa dari wisatawan mancanegara yaitu USD 9 miliar (Rp 85 triliun).

Dari data yang didapat dari Biro Pusat Statistisk (BPS) dan Pusat Data (Pusdatin) Kemenparekraf, perkembangan perjalanan wisnus sedang berada di titik terang. Pada semester pertama tahun 2012, perjalanan wisnus meningkat sebesar 3,5 persen. Beberapa tempat favorit para turis adalah Candi Borobudur, Prambanan, Pulau Komodo dan Wakatobi.

Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!




Reporter
Oleh: Sri Anindiati Nursastri
Jawa Barat

On my way to make traveling as a prime needs.

Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.travel
    Web Admin: admin[at]detik.travel
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com