Tertidur di Baggage Belt, Traveler Masuk Mesin Sinar X!
- Oleh: Fitraya Ramadhanny - detikTravel
- Jumat, 10/08/2012 08:05 WIB
- Komentar: 0
Turis Norwegia saat masuk sinar X (repubblica.it)
Traveler pria berusia 36 tahun yang tak disebut namanya itu sebelumnya tiba di Bandara Internasional Fiumicino, Roma, Italia. Dia hanya membawa backpack dan sekaleng bir di tangannya.
Si pria ini berniat check in untuk penerbangan ke Oslo, Norwegia. Namun karena loket masih kosong, dan dalam kondisi mabuk, lelah dan mengantuk, tidurlah dia di baggage belt di konter check in, tempat penumpang pesawat biasa memasukan koper mereka setelah ditimbang.
Saat akhirnya belt dinyalakan, si traveler sudah tertidur pulas memeluk backpacknya tanpa menyadari. Dia terbawa selama 15 menit sejauh 50 meter sampai masuk ke mesin sinar X di Terminal 3 Bandara Fiumicino.
Kagetlah petugas bandara melihat gambar kerangka manusia tengah meringkuk. Polisi bandara bergegas datang ke mesin sinar X dan mendapati si pria sedang tertidur, bahkan sulit untuk dibangunkan.
Kejadian bulan lalu itu baru diungkap pihak bandara lewat keterangan kepada media. Pihak keamanan bandara membantah kalau mereka kebobolan. Ini pun bukan kejadian pertama yang melibatkan orang mabuk dengan masalah psikologis. Pihak kepolisian pun mengatakan, memang sulit mencegah hal ini kalau tidak ada orang di konter check in.
"Biasanya ada kejadian ini setahun sekali dan kita waspada. Dalam kasus ini kita tahu, membunyikan alarm dan segera bertindak," ujar pejabat polisi Bandara Fiumicino, dilihat dari La Repubblica, Jumat (10/8/2012).
Traveler Norwegia itu lantas dibawa ke rumah sakit, khawatir sinar X itu mempengaruhi kesehatannya. Lantas, dia dibawa ke kantor polisi di Civitavecchia untuk ditanyai. Ada-ada saja...
Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!
Baca Juga
Reporter

Bogor
Redpel-nya detikTravel. Buat saya, travelling adalah hak asasi manusia!
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Web Admin: admin[at]detik.travel
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Web Admin: admin[at]detik.travel
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com



