DetikTravel









Travel Highlight Jakarta

Hermes & 6 Monumen di Jakarta yang Wisatawan Tidak Ngeh

Afif Farhan - detikTravel - Kamis, 30/08/2012 11:28 WIB
Jakarta - Hermes, menyebut namanya orang pasti teringat merk tas mahal. Padahal Hermes adalah dewa Yunani yang patungnya ada di Jakarta! Masih ada juga 6 monumen keren lainnya yang luput dari perhatian orang-orang. Yuk tengok!

Ada banyak monumen bersejarah saat Anda menjelajahi Jakarta. Selain Tugu Tani, Patung Pancoran, atau Tugu Selamat Datang di Bundaran HI, masih terdapat banyak monumen yang luput dari perhatian traveler. Disusun detikTravel, Kamis (30/8/2012), inilah monumen atau patung di Jakarta yang Anda belum tahu:

1. Patung Hermes di Harmoni

Patung Hermes adalah peninggalan bangsa Belanda saat menjajah Indonesia. Jakarta yang dahulu disebut Batavia, menjadi salah satu titik penting Belanda untuk mempertahankan kekuasannya. Oleh sebab itu, Anda akan menemukan banyak peninggalan bangsa Belanda di ibukota, seperti Patung Hermes di Harmoni.

Memang, patung ini tidak terlihat mencolok. Patung ini persis berada di Jembatan Harmoni dan terbuat dari perunggu seberat 70 kg dibuat sejak abad ke-18. Dalam mitologi Yunani, Hermes dianggap sebagai Dewa Keberuntungan. Tak heran, kolonial Belanda begitu mengagungkan patung ini dan meletakannya di wilayah sentral Batavia pada saat itu. Anda mungkin sering melintasi perempatan Harmoni, tapi lupa memperhatikan patung ini.

2. Patung Peringatan Raden Ajeng Kartini di Monas

Saat berkunjung ke Monas, jangan lupa berfoto bersama Patung Peringatan Raden Ajeng Kartini atau yang dikenal Patung Kartini. Patung ini berada di dalam wilayah Monas yang berseberangan dengan Stasiun Gambir. Patung Kartini tersebut menggambarkan tiga pose Kartini yang berbeda, yaitu Kartini yang sedang berjalan, menyusui, dan sedang menari.

Patung ini merupakan sumbangan oleh Bangsa Jepang sebagai lambang persahabatan dengan Indonesia. Patung Kartini diresmikan pada tanggal 20 Desember 2005, oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yutaka Himura dan Gubernur Jakarta, Sutiyoso. Ya, ada Kartini di Monas!

3. Patung Pangeran Diponegoro di Monas

Selain Patung Kartini, ada lagi patung pahlawan nasional yang berdiri megah di Monas. Patung tersebut adalah Patung Pangeran Diponegoro yang menjulang tinggi dan terletak di dekat pintu masuk menuju ke dalam bangunan Monas.

Saat detikTravel berkunjung, di dekat patungnya terdapat informasi mengenai Pangeran Diponegoro. Di situ tertulis tentang riwayat singkat perjuangan Pangeran Diponegoro dalam mengusir penjajah Belanda, hingga beliau wafat karena diasingkan. Patung ini sungguh terlihat gagah.

4. Patung Chairil Anwar di Monas

Siapa yang tidak kenal sang penyair Chairil Anwar? Kehebatannya dalam merangkai kata dan membuat puisi menjadikan dia sebagai salah satu pujangga terhebat di negeri ini. Di Monas, tepatnya di depan Mahkamah Agung, terdapat patung untuk memperingati Chairil Anwar.

Patung Charil Anwar menggambarkan wajah dia dengan rangkaian puisi Karawang-Bekasi yang tertulis dengan jelas. Di depan patungnya juga terdapat informasi mengenai kisah hidup sang penyair ini. Meski hanya seniman puisi, Chairil Anwar menularkan gairah semangat perjuangan kepada para pejuang melalui kata-katanya. Karyanya pun masih dikagumi oleh penikmat seni hingga sekarang.

5. Tugu Peringatan Satu tahun Proklamasi di Taman Proklamator

Taman Proklamator terkenal dengan dua patung raksasa Sang Proklamator Bangsa, yaitu Soekarno dan Hatta. Di taman ini juga terdapat tugu yang bersejarah lainnya, yaitu Tugu peringatan Satu tahun Proklamasi. Ya benar, 1 tahun umur Indonesia.

Siapa, saat republik ini baru berusia satu tahun, ada monumen yang dibuat untuknya. Tugu ini memiliki bentuk obelisk seperti Monas tapi berukuran mini. Dari pintu masuk, tugu ini berada di sebelah kiri Anda. Bentuknya memang biasa saja, tapi tugu inilah yang memperingati satu tahun kemerdekaan Indonesia pada 1946.

6. Patung MH Thamrin di Jl Medan Merdeka Selatan

Saat melintasi Jl Medan Merdeka Selatan, terdapat satu patung megah berdiri di dekat trotoar tengah jalan. Patung tersebut adalah Patung MH Thamrin. Patung ini diresmikan pada 22 Juni lalu.

MH Thamrin merupakan salah satu pahlawan dalam kemerdekaan bangsa ini. Beliau terlahir di Jakarta pada 16 Februari 1894, dan wafat pada 11 Januari 1941. MH Thamrin adalah pentolan organisasi Kaoem Betawi dan pemimpin Parindra. Banyak masyarakat Betawi yang menyebutnya sebagai 'Pahlawan Betawi'.

7. Tugu 66 di Kuningan

Ada sebuah tugu di Jl HR Rasuna Said, Kuningan. Tugu ini berbentuk angka 66 yang dapat Anda lihat jika diperhatikan dengan jelas. Tapi mungkin Anda belum tahu sejarahnya.

Tugu ini didirikan untuk mengenang mahasiswa, pelajar, dan pemuda Angkatan 1966. Sejarahnya, pada tanggal 10 Januari 1966, terdapat peristiwa Tritura yaitu Tiga Tuntutan Rakyat. Isi dari tuntutan tersebut adalah bubarkan PKI, turunkan harga, dan bubarkan kabinet 100 menteri. Peristiwa ini masuk dalam sejarah bangsa Indonesia dan dikenang melalui Tugu 66 tersebut.

Itulah tujuh patung di Ibukota yang bersejarah dan sangat menarik. Mungkin, Anda sering melintas di sekitar wilayah-wilayah patung atau monumen tersebut. Akan tetapi, Anda tidak tahu mengenai keberadaan dan sejarahnya. Selamat bertualang di Ibukota dan bertemu patung-patung tersebut!

(aff/fay)
Wow! Ada Kartini di Monas (Afif/detikTravel)
Baca Juga

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com