DetikTravel

Raja Ampat Juga Punya Hewan Keren

Jejak Petualang - d'Traveler - Senin, 05/11/2012 17:42:00 WIB
detikTravel Community -  

Ternyata Raja Ampat tidak hanya punya Wayag. Kepulauan di Papua Barat ini juga punya fauna yang menjadi nilai lebih. Yuk, intip apa saja sih hewan yang keren di sana!

Setidaknya Indonesia punya sekitar 70 spesies satwa asli yang tersebar di seluruh nusantara. Beberapa spesies memang sulit untuk ditemui. Tapi, ada beberapa yang bisa dengan mudah kita jumpai. Di Raja Ampat, Papua Barat misalnya, terdapat banyak hewan yang sangat khas.

Ada beberapa hewan yang sangat jinak di sini. Tapi tidak sedikit yang malah menghindar saat dihampiri karena sifat liarnya yang masih terjaga.

Adapun hewan bawah laut yang bisa kita lihat tanpa berenang karena air laut yang sedang surut dan jernih. Kita pun bisa melihat tumbuhan laut di sini. Untuk itu warga Sawinggrai memanfaatkannya untuk berburu hewan dan tumbuhan laut. Tapi justru ketika air laut surut harus membutuhkan tenaga yang extra dibanding air laut yang pasang.

Salah satu hewan khas Papua adalah kalabia dengan nama latin hemiscyllium freycineti. Dengan bentuk hewan yang mungil dan berbentuk silindris sampai ke ekornya. Hiu jenis ini dapat ditemui di perairan dangkal wilayah indo pasific.

Hewan ini mudah di cari di malam hari saat sedang mencari makan berupa ikan kecil atau udang. Hewan ini juga disebut bamboo shark karena warna kulitnya yang menyerupai bambu berwarna cokelat terang kekuningan.

Keunikan lainnya yang ada di Raja Ampat yaitu seekor burung cendrawasih merah dengan ukuran tubuh sekitar tujuh puluh cm untuk burung jantan dewasa. Saat burung tersebut akan melakukan perkawinan pada musim kawin, maka burung tersebut akan menari. Tempat ini merupakan salah satu objek wisata yang sering di kunjungi oleh wisatawan. Lokasi dan habitat hewannya juga di jaga dengan baik karena populasinya yang semakin sedikit dan jarang di temui.

Selain faunanya, ada juga makanan khas di sini. Dengan bahan baku bakau, warga mengelolah pohon bakau menjadi makanan. Meskipun pohon bakau dimanfaatkan warga, ia juga dapat menjaga kelestariannya. Karena warga sadar akan pentingnya hutan mangrove dan manfaat buahnya.


Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com