DetikTravel









Dream Destination Papua

Tempat Salju Turun di Indonesia

Afif Farhan - detikTravel - Kamis, 22/11/2012 09:04 WIB
Titik tertinggi di Papua adalah Puncak Carstenz setinggi 4.884 mdpl di Pegunungan Sudirman. Inilah wilayah Indonesia yang tertutup salju. Tak hanya itu, Anda bisa merasakan oksigen yang tipis di suhu 0 derajat Celcius!

Puncak Carstenz di kawasan Taman Nasional Lorentz adalah salah satu tempat terindah di dunia. Para turis mancanegara pun berlomba-lomba datang ke sana. Ada banyak cara untuk meresapi keindahannya, salah satunya dengan naik helikopter dan terbang di sekitar Puncak Carstenz.

detikTravel berkesempatan untuk naik helikopter dan terbang ke Puncak Carstenz pada Rabu (21/11/2012). Bersama tim dari Dream Destination Papua dan Freeport, inilah perjalanan yang sulit untuk diulang dan tak akan terlupakan.

Sekitar pukul 07.00 WIT, perjalanan dimulai dari Bandara Mosez Kilangin, Timika. Helikopter pun disiapkan untuk terbang ke Puncak Carstenz. Setelah memakai sabuk pengaman dan headset khusus, helikopter pun lepas landas.

Dari atas hekikopter, terlihat jelas Kota Timika dan Tembagapura. Hutan-hutan hijau dan sungai-sungai menjadi perpaduan sempurna dengan rumah dan truk-truk di jalanan. Semakin lama, ketinggian terbang pun semakin bertambah. Hingga terlihat pegunungan hijau yang tertutup awan.

Inilah sajian pembuka perjalanan ke Puncak Carstenz. Awan-awan yang bagaikan kapas melayang-layang di atas pegunungan. Ada yang begerombol hingga hanya satu awan kecil saja.

Tak jauh dari situ, ada puncak gunung yang memiliki warna berbeda. Warna hitam dan putih terlihat kontras dengan hutan hijau yang ada di bawahnya. Itulah Puncak Carstenz dan Puncak Jaya!

Helikopter semakin mendekat. Jantung ini semakin deg-degan. Sesekali helikopter terbang menembus awan. Dinginnya udara makin bertambah. Makin dekat dan dekat, Puncak Carstenz yang berwarna hitam membuat mulut ini terdiam. Dia berdiri gagah menantang langit dan menggoda traveler dunia.

Sebelum lebih dekat lagi, helikopter harus mendarat di Mile 66 Tembagapura untuk mengisi bahan bakar. Tak perlu waktu lama, helikopter kembali terbang dan mendekat ke Carstenz.

"Kita sekarang berada di ketinggian 4.600 meter dengan suhu 0 derajat Celcius," kata Pilot Helikopter, Beny, yang berbicara melalui headset kepada tujuh orang penumpang, tiga di antaranya adalah kru helikopter.

Salju di Puncak Jaya, Danau Biru di Puncak Carstenz, dan bebatuan berwarna hitam tanpa ada kehidupan, terlihat jelas dari dalam helikopter. Awan-awan tebal di sini menutupi sebagian Puncak Carstenz.

Udara dingin pun semakin berasa. Dua pilot di depan menggunakan masker oksigen untuk menjaga stamina. Memang, tidak ada kehidupan di Puncak Carstenz dan Puncak Jaya Wijaya. Tak terbayang dinginnya jika mendaki di sana.

Akan tetapi, perjalanan tidak bisa berlama-lama karena cuaca yang buruk. Awan tebal memenuhi Puncak Carstenz, sehingga helikopter harus turun.

Perjalanan berputar-putar di kawasan Carstenz ini hanya berlangsung 15 menit. Setelah itu, para penumpang merasakan pusing-pusing. Sebabnya, tubuh tidak terbiasa oleh cuaca dingin apalagi sampai berada di suhu 0 derajat Celcius.

Tak hanya pemandangan, tapi bisa merasakan suhu 0 derajat Celcius di Papua adalah salah satu pesona dari Indonesia. Bumi Cendrawasih adalah kepingan surga yang jatuh di timur Nusantara.

Dream Destination Papua adalah sebuah program yang diadakan oleh detikTravel, myTrans dan PT Freeport Indonesia untuk mengenalkan Papua lebih dalam. 3 Pemenang telah dipilih untuk berkelana ke Bumi Cendrawasih. Pantau terus petualangan mereka di detikTravel!

(aff/fay)
Puncak Carstenz dan Puncak Jaya yang terlihat menjulang gagah (Afif/detikTravel)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com