detiktravel

Akhirnya! Naik easyJet Tidak Rebutan Bangku Lagi

Dicky Ardian - detikTravel - Kamis, 29/11/2012 16:31 WIB
Sydney - Traveler yang biasa menggunakan maskapai easyJet saat ini sudah tak bisa lagi bebas memilih kursi di dalam pesawat. Sekarang, maskapai lowbudget ini sudah menerapkan pemesanan nomor kursi.

Kebijakan ini bukanlah tanpa sebab. easyJet telah menggelar survei kepada para penumpangnya sejak bulan April 2012. Hasilnya, 71 persen penumpang easyJet lebih menyukai duduk dengan nomor yang sudah dipesannya dibandingkan harus berebut kursi dengan penumpang lainnya, seperti yang dilihat detikTravel dari Daily Mail, Kamis (29/11/2012).

Bahkan, sebanyak 60 persen penumpang mengaku akan terus menggunakan jasa easyJet jika kebijakan pemesanan nomor kursi terus diberlakukan. Mereka mengaku lebih nyaman karena tidak harus bingung mencari di mana kursi yang kosong.

Semua penumpang harus terlebih dulu memesan nomor kursi yang diinginkan. Asyiknya, Anda bebas menentukan di mana Anda ingin duduk, tapi dengan biaya tambahan. Bagi yang ingin duduk di kursi dengan sandaran kaki, Anda harus menambahkan biaya tiket sebesar 12 Pounds atau sekitar Rp 184.000.

Ingin duduk di dekat pintu darurat, Anda harus membayar uang tambahan sebesar 8 Pounds atau setara dengan Rp 123.000. Kalau mau duduk di dekat jendela atau di samping lorong, biayanya juga beda. Anda akan dikenakan biaya tambahan sebesar 3 Pounds atau sekitar Rp 46.000.

Tidak mau masuk berdesakkan dengan penumpang lainnya? Tenang, Anda bisa masuk lebih dulu dan duduk di kursi pesanan Anda lebih awal dari yang lainnya. Anda bisa membuat kartu khusus yang diberi nama 'Boarding Speedy'. Sayangnya, tidak diberitakan berapa harga kartu ini.

Kartu ini tidak hanya bisa membuat Anda yang pertama masuk ke dalam pesawat, tapi juga bebas memilih nomor kursi, alias gratis. Tinggal tunjukkan kartu ini pada petugas bandara, maka proses check in Anda juga akan didahulukan.

Tapi ternyata, bebas memilih kursi yang diinginkan dengan membayar uang tambahan dirasa tidak efektif. Maskapai lainnya, Ryanair dan British Airways sudah menggunakan cara ini sebelumnya. Di beberapa penerbangan, kursi di dalam pesawat terlihat banyak yang kosong, karena ada penumpangnya yang tidak mau membayar 10 Pounds untuk kursi dengan sandaran kaki.
Penumpang easyJet tak perlu lagi berebutan kursi (Daily Mail)
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
Most
Popular
 
Must Read close

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com