Aneka Logo Pariwisata yang Kontroversial

Desi Puspasari - detikTravel - Kamis, 14/03/2013 16:10 WIB
Jakarta - Logo bukanlah gambar biasa, melainkan gambar yang memiliki arti tertentu. Termasuk juga logo pariwisata. Namun, karena desain atau slogannya, beberapa logo pariwisata justru menjadi kontroversial. Penasaran seperti apa bentuknya?

Belum lama, salah satu logo pariwisata di Selandia Baru menuai kritikan karena dianggap terlalu porno. Dilansir dari The Telegraph, Kamis (14/3/2013), selain logo pariwisata Selandia Baru, ada 6 logo pariwisata lain yang mengundang kritikan:

1. Logo Pariwisata Kapiti, Selandia Baru

Logo pariwisata baru yang mempromosikan wilayah Kapiti di North Island, Selandia Baru, menuai kontroversi. Desain dari logo ini dianggap memperlihatkan pornografi. Logo yang baru diresmikan dalam pertemuan pemerintah daerah, akhir pekan lalu ini, mendapat kritikan dari salah seorang peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Saya sudah tanhu tanggapan dari masyarakat, kalau huruf 'K' pada logo ini seperti kaki yang sedang ditekuk, itu terlihat porno," kata salah seorang peserta dalam pertemuan tersebut.

2. Logo Pariwisata Filipina

Beda lagi kritikan yang didapatkan oleh dinas pariwisata Filipina. Logo Badan Pariwisata Filipina ini dianggap menjiplak desain dari logo Badan Pariwisata Polandia.Next


Logo pariwisata Hong Kong (tekegraph.co.uk)
Halaman 1234


Foto Terkait
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
 

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com