DetikTravel










Pramugari Seksi Memang Bikin Maskapai Lebih Laku

Fitraya Ramadhanny - detikTravel - Selasa, 26/03/2013 12:11 WIB
Seoul - Imej pramugari yang seksi menjadi strategi sejumlah maskapai. Suka atau tidak, pramugari seksi memang membuat sebuah maskapai menjadi lebih populer di mata traveler. Anda setuju?

Contoh terakhir adalah maskapai bujet Nok Air dari Thailand, yang meniru Ryanair dari Irlandia, dengan membuat kalender seksi pramugari. Nyatanya, langkah Nok Air berbuah popularitas.

"Kontroversial, tapi pada akhirnya lebih banyak orang yang suka dari pada benci. Waktu pertama kali fotonya dipasang di Facebook, ada 200.000 yang 'like'. Saya senang sekali," kata CEO Nok Air Patee Sarasin seperti dilansir CNN saat dilongok Selasa (26/3/2013).

Berbagai maskapai Asia dinilai memakai kecantikan pramugarinya untuk menambah nilai jual maskapai. Sedangkan, maskapai Eropa bersaing memberikan servis terbaik.

"Mungkin maskapai-maskapai Asia mengutamakan tampang dibandingkan maskapai Eropa atau Timur Tengah," kata direktur dari China's Foreign Airlines Service Corporation, Ji Yang Xiong.

Maskapai Asia lebih gampang membuat aturan batasan maksimal umur dan seleksi tampang para pramugarinya. Sedangkan di AS, pembatasan umur dan seleksi tampang terhadap pramugari itu bisa berusan panjang dengan serikat pekerja.

"British Airways atau Qantas tidak mungkin mempromosikan imej semacam itu, tidak seperti Singapore Airlines dengan Singapore Girls," kata Tom Ballantyne, pakar penerbangan dan koresponden majalah Orient Aviation dari Hong Kong.

Kembali ke Bos Nok Air, Sarasin, dia bahkan terang-terangan, pramugari mereka tidak boleh berusia lebih dari 30 tahun untuk menjaga penampilan mereka. Mereka direkrut dalam usia sekitar 23 tahun. Para pramugari cantik ini bertugas selama 3-5 tahun kemudian dipindah ke bagian non cabin crew atau pindah maskapai.

"Kita jaga pramugarinya, bukan karena diskriminasi gender, tapi konsumen kita suka pramugari yang lebih muda," kata Sarasin.

Sarasin yakin kalau pramugari seksi membuat brand maskapainya laku. Sejak adanya kalender seksi, dia mengklaim penumpang Nok Air meningkat 18 persen.

Nah, beda lagi dengan Korea Selatan. Cantik itu penting, tapi mereka menghindari imej seksi. Seksi bermakna negatif di Korsel. Pramugari Asiana Airlines misalnya, menuntut hak untuk memakai celana panjang dan menolak memakai rok. Perjuangan mereka pun dikabulkan.

Ketimbang seksi, mereka lebih suka imej cantik yang cerah, bersih dan canggih. Menurut Eunice Kim, Kepala Akademi Pramugari BCCA di Shinchon, kecantikan pramugari Korsel membuat mereka dicari-cari maskapai asing.

"Giginya bagus, kulitnya bagus, tinggi dan sikapnya positif," kata Kim menyebutkan definisi pramugari cantik Korea.

(fay/fay)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Must Read close
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com