detiktravel

Ekspedisi Women Across Borneo

Ini Tugu Khatulistiwa yang Asli, Bukan yang Besar!

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel - Rabu, 17/04/2013 09:20 WIB
Di tahun yang sama, dibangunlah Tugu Khatulistiwa yang berbentuk tonggak dan tanda panah di atasnya. Pada 1930, tugu tersebut disempurnakan dengan penambahan lingkaran di bagian atas tugu. Delapan tahun kemudian, tugu tersebut kembali disempurnakan dengan menggunakan kayu belian (kayu besi khas Kalbar). Tingginya adalah 4,4 meter.

Tahun 1990, dibuatlah kubah dan duplikat tugu berukuran 5 kali lebih besar dari aslinya. Kedua tugu ini, baik yang asli maupun monumennya, punya tulisan plat di bawah anak panah yang menunjukkan letak Tugu Khatulistiwa pada garis bujur timur.

Jadilah Monumen Tugu Khatulistiwa, yang diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat saat itu yakni Parjoko Suryokusumo pada 21 September 1991. Sekarang, kompleks Tugu Khatulistiwa dilindungi oleh Pasal 26 UU Republik Indonesia No 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya.

Sejarah yang cukup menarik bagi saya. Kalau tak ada ekspedisi oleh para peneliti Belanda ini, mungkin Tugu Khatulistiwa tak akan ada.

Saya melanjutkan langkah ke pigura-pigura lainnya. Tampak foto-foto Tugu Khatulistiwa dari masa ke masa, termasuk saat renovasinya. Ada pula foto para bangsawan Belanda yang berpose di depan tugu asli.

Tugu Khatulistiwa itu masih berdiri kokoh di tengah ruangan. Keputusan untuk merenovasi tugu yang asli menggunakan kayu belian rupanya tak salah. Ini adalah jenis kayu yang paling kuat, juga dipakai untuk bahan pembangunan Rumah Betang (rumah asli suku Dayak-red) yang berada di atas permukaan tanah.

Puas mengamati Tugu Khatulistiwa, saatnya kembali bergulat dengan matahari Pontianak. Sebelum keluar, terdapat meja yang memajang suvenir berbentuk Tugu Khatulistiwa versi mini. Tugu tersebut ditutup oleh kaca berbentuk kotak, sangat cocok untuk pajangan. Harganya mulai dari Rp 30.000.
Monumen Tugu Khatulistiwa dari luar (Sastri/ detikTravel)
Halaman 12


Foto Terkait
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
Most
Popular
 

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com