DetikTravel









5 Hutan Paling Angker di Dunia

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel - Senin, 29/04/2013 12:47 WIB
Jakarta - Traveling ke 5 hutan ini bisa membuat jantung berdegup cepat. Anda tak hanya melihat kegelapan hutan, tetapi juga tulang yang berserakan, hingga hantu yang bisa menentukan kematian. Inilah 5 hutan paling angker di dunia.

Diintip dari Travel and Leisure, Senin (29/4/2013), inilah 5 hutan paling angker di dunia:

1. Hutan Aokigahara, Jepang

Dikenal sebagai lautan pohon, Aokigahara adalah salah satu hutan paling angker di dunia. Banyak orang yang mengatakan traveler yang datang rawan tersesat di dalamnya.

Yang membuat Aokigahara semakin angker dan menyeramkan adalah karena hutan ini dijadikan lokasi bunuh diri. Ada lebih dari 500 kasus bunuh diri terjadi di sana sejak tahun 1950-an.

Wisatawan yang datang pun bisa menemukan potongan tulang yang masih tersebar di sana. Saking banyaknya orang yang bunuh diri di tempat ini, sampai-sampai traveler yang datang bisa melihat banyak papan imbauan agar tidak bunuh diri.

2. Black Forest, Jerman

Hutan angker selanjutnya ada di Hutan Hitam alias Black Forest di barat daya Jerman. Hutan ini begitu padat karena diisi oleh pohon pinus yang lebat.

Masuk ke sini, traveler seakan sulit menemukan matahari. Sinar sang surya tampak terhalang oleh dedaunan pohon yang menyelimuti hutan. Tak ayal, nuansa ngeri akan menyelimuti perasaan traveler yang datang.

Yang membuat Black Forest semakin angker adalah legenda atau dongeng yang beredar seputar hutan. Salah satunya adalah dongeng buatan Grimm bersaudara. Mereka banyak menceritakan tentang penyihir yang hidup dalam Black Forest dalam dongengnya.

Tak hanya itu, cerita tentang hantu dan pembunuhan juga jadi latar keangkeran hutan. Hingga pada akhirnya sebuah cerita pembunuhan berjudul The Necromancer keluar pada tahun 1794, melengkapi keseraman hutan.

3. Hutan Wychwood, Inggris

Cerita penuh misteri dan pembunuhan menjadi alasan kenapa Hutan Wychwood masuk dalam hutan paling angker di dunia. Bukan tanpa alasan, banyak berkembang cerita tentang kejadian mistis di sana.

Salah satunya cerita tentang seseorang yang berjalan sendiri di tengah hutan, kemudian bahunya disentuh oleh entah siapa. Bukan hanya itu, cerita angker lain yang juga mengisi keangkeran Hutan Wychwood adalah tentang Amy Robsart. Ia adalah istri dari Earl of Leicester, atau raja di Inggris.

Menurut cerita, Amy Robsart meninggal secara misterius di dalam hutan karena lehernya patah. Kemudian hantu dirinya muncul di hadapan sang suami sedang berburu di dalam hutan.

Yang mengerikan, hantu Amy mengatakan sang suami akan meninggal 10 hari kemudian. Sang suami pun kemudian meninggal karena sakit. Setelah itu, muncul kepercayaan siapa saja yang bertemu hantu Amy di dalam Wychwood akan meninggal. Berani ke sana?

4. Devil's Tramping Ground, North Carolina

Jauh di dalam hutan dekat Persimpangan Harper, sekitar 16 km ke timur Kota Siler, North Carolina, AS, traveler bisa melihat lingkaran raksasa misterius. Tak tanggung-tanggung, besarnya mencapai 12 meter.

Konon, lingkaran ini adalah tempat para setan menginjakkan kaki setiap malam. Mereka berkumpul di sini untuk merencanakan bagaimana cara untuk menggoda manusia.

Keanehan juga muncul dari lingkaran ini karena tidak ada tumbuhan apapun yang tumbuh di sana. Sampai-sampai Departemen Pertanian setempat mengambil sampel tanah untuk diteliti, dan belum ada jawaban sampai sekarang.

5. Hutan di Bukit Dow, Kurseong, India

The Victoria School Boys di Bukit Dow, India yang didirikan sejak akhir abad ke-19 dikabarkan berhantu. Banyak siswa melaporkan sering terdengar suara langkah kaki seseorang di koridor. Yang mengerikan, ternyata tidak pernah ditemukan siapa pemilik langkah kaki tersebut.

Tak hanya itu, hutan di sekitar Bukit Dow juga dinyatakan angker. Bukan tanpa alasan, hutan tersebut sering dijadikan lokasi aktivitas paranormal. Bahkan, seorang traveler mengaku pernah melihat ada seorang anak tanpa kepala berjalan di antara pepohonan. Hiii!

(ptr/fay)
Black Forest, Jerman (justthetravel.com)
Baca Juga
Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Artikel
Terbaru
 
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com