detiktravel

Berfoto di Kereta Kencana Keraton Solo, Tidak Boleh Sembarangan

Bellanissa Zoditama - detikTravel - Jumat, 03/05/2013 14:22 WIB
Solo - Wisatawan yang berkunjung ke Keraton Surakarta Hardiningrat pasti ingin berfoto di depan kereta kencana. Tapi jangan memotret sembarangan, mintalah bantuan ke abdi dalem Keraton agar ia berdoa dulu sebelumnya.

Kereta kencana adalah salah satu benda koleksi Keraton Surakarta Hardiningrat di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain itu terdapat juga wayang, pakaian kebesaran kesultanan, pedang-pedang, sampai alat-alat makan dan juga kursi kebesaran Sultan.

Saat detikTravel berkunjung ke Keraton Surakarta Hardiningrat beberapa waktu lalu, ada banyak sekali kereta kencana yang dipamerkan. Namun anehnya, ada satu kereta kencana yang diberi batas supaya pengunjung tidak dapat masuk. Ada juga larangan untuk tidak memotret kereta kencana itu.

Tak jarang wisatawan yang penasaran. Tak usah kuatir, panggil saja abdi dalem Keraton. Waktu berkunjung ke sana, seorang abdi dalem mengenakan seragam berwarna hitam dan sebuah lencana menghampiri saya. Tampaknya dia tidak bisa berbicara atau bisu, komunikasi pun kami lakukan menggunakan bahasa isyarat.

Setelah saya menyampaikan maksud saya untuk berfoto di depan kereta kencana, ia langsung mengiyakan. Sebelumnya, ia berdoa dulu di depan kereta kencana. Selesai berdoa, barulah saya diizinkan untuk berfoto di depan kereta kencana itu.

Sekilas memang ada yang berbeda dari kereta-kereta kencana yang ada di sana. Kereta kencana ini masih tergolong bagus dan dirawat dengan baik. Beberapa kereta kencana lainnya sudah sedikit rusak, cat atau kayunya sudah terlihat lapuk. Tapi tenang saja, selama abdi dalam berdoa, suasana mistis tidak akan Anda rasakan. Mungkin hal itu hanya ritual yang biasa dilakukan oleh pihak Kesultanan.

Bagi Anda yang tertarik berkunjung ke sana, silakan datang dari Senin-Kamis dan Sabtu jam 08.30 - 14.00 WIB, serta Minggu dari jam 08.30-13.00 WIB. Tiket masuknya Rp

10.000 untuk wisatawan domestik, dan Rp 15.000 untuk wisatawan asing. Bila ingin mendokumentasikan Keraton, Anda harus menambah biaya sebesar Rp 3.500. Hm... Cukup murah bukan? Apalagi bila dibandingkan dengan pengalaman Anda menyaksikan benda-benda bersejarah yang mempunyai nilai seni.

Saran saya bila Anda ingin berkunjung ke Keraton Surakarta, pastikan Anda tidak memakai topi, kacamata hitam, sandal, jaket, dan celana pendek karena pihak Keraton Solo tidak akan memperbolehkan Anda untuk masuk. Selebihnya, silakan menikmati beragam koleksi Keraton Surakarta Hardiningrat!
Polisi narsis di depan Keraton (Bella/detikTravel)
Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Must Read close

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com