detiktravel

Rawan Kriminal, Thailand Akan Bentuk Pengadilan Khusus Turis

Fetry Wuryasti - d'traveler - Senin, 20/05/2013 13:16 WIB
Bangkok - Alangkah menyebalkan apabila liburan kita terganggu karena musibah kecopetan ataupun kerampokan. Di Thailand, pemerintah akan membuat pengadilan khusus turis untuk menangani kasus kriminal yang menimpa turis tersebut.

Dilansir dari Daily Mail, Senin (20/5/2013), pihak berwenang di Thailand sedang mempertimbangkan segera membuat pengadilan khusus turis. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepercayaan wisatawan di Thailand.

Rencana ini diajukan akibat meningkatnya kejahatan terhadap turis di kawasan wisata Thailand yang populer seperti Phuket dan Krabi. Menteri Pariwisata Thailand, Somsak Pureesrisak ingin pengadilan memprioritaskan kejahatan terhadap turis seperti serangan, pencurian atau penipuan. Dia ingin berkata keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama.

"Negara harus meningkatkan hukuman terhadap mereka yang melakukan kejahatan seperti perampokan dan penyerangan pada wisatawan," katanya.

Dia juga menambahkan, wisatawan yang menjadi korban pencurian dan perampokan, saat ini harus menghadapi proses pengadilan yang panjang. Selain itu mereka harus mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan, padahal mereka hanya tinggal di Thailand untuk waktu yang singkat.

Pengadilan pertama akan didirikan di ibukota Bangkok kemudian akan didirikan di tujuan wisata populer seperti Phuket, Koh Samui, Pattaya dan Chiang Mai. Pengadilan ini akan diselenggarakan di pengadilan distrik yang ada.

Layanan ini terbuka hingga larut malam. Sekretaris Jenderal Kantor Kehakiman Thailand berkata pengadilan ini untuk melindungi hak-hak wisatawan dan memberikan keadilan bagi turis yang diperlakukan tidak adil oleh agen tur.Next

Halaman 12
Punya cerita dan foto pengalaman traveling yang menarik? Share disini yuk!
10 artikel paling menarik setiap bulan, akan mendapatkan hadiah uang tunai dan merchandise keren dari detikTravel!


Foto Terkait
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Must Read close

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com