Tak Hanya Bali, Kalimantan Juga Punya Tradisi Bakar Mayat

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel - Rabu, 03/07/2013 17:18 WIB
Palangkaraya - Kalau selama ini turis hanya tahu tradisi bakar mayat yang ada di Bali. Kalimantan juga ternyata punya, Tiwah namanya. Ini adalah upacara ritual kematian tingkat akhir bagi masyarakat suku Dayak di Kalimantan Tengah.

"Ini adalah upacara bakar mayat seperti Ngaben," ucap Fasilitator Destinasi DMO Tanjung Puting, Edy Hendras kepada detikTravel, dalam acara Konsinyering Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Destinasi Melalui Program Destination Management Organization (DMO), di Hotel Jayakarta, Jl Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu (3/7/2013).

Ritual Tiwah adalah prosesi mengantarkan roh leluhur sanak saudara yang telah meninggal dunia ke alam baka. Nantinya, mayat ini akan dibakar seperti Ngaben yang ada di Bali.

"Biasanya dilakukan kalau ketua adat yang meninggal," kata Edy.

Di dalam prosesi ini, pembakaran tak hanya dilakukan kepada sang ketua adat saja, tapi juga jenazah lain yang telah dikubur.

"Nanti kuburannya digali, tulang-tulangnya dibongkar, baru dibakar. Kalau yang baru meninggal dibakar sama peti-petinya," tutur Edy.

Menurut Edy, ini adalah salah satu atraksi wisata menarik bagi turis yang datang ke Taman Nasional Tanjung Puting. Mereka tak hanya bisa melihat orangutan, tapi juga berwisata budaya seperti ini. Hanya saja, tradisi Tiwah tidak ada setiap waktu.
"Tergantung ada yang meninggal atau nggak," ungkap Edy.

Saat ini, Taman Nasional Tanjung Puting masuk dalam daftar Destination Management Organization (DMO). Kawasan ini akan dikembangkan menjadi daerah wisata terpadu dengan pengelolaan yang lebih baik.

"Tujuan kita salah satunya adalah meningkatkan tata kelola destinasi," kata Direktur Perancangan Destinasi dan Investasi Pariwisata, Lokot Ahmad Enda dalam kesempatan yang sama. Promo tiket ke Balikpapan mulai dari Rp. 617.301

Dari Tujuan Mulai dari  
Jakarta Hong Kong Rp. 1.624.401 PILIH
Jakarta Dubai Rp. 3.724.960 PILIH

Powered by
Foto Terkait
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
 
Must Read close

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com