detiktravel

Wow! Masjid Tertua Kedua di Mesir Umurnya 1.134 Tahun

Ellys Purwandari - d'Traveler - Selasa, 26/11/2013 10:50:00 WIB
detikTravel Community -  

Mesir punya banyak masjid-masjid tua yang umurnya mencapai ratusan bahkan ribuan tahun dan menjadi bukti sejarah peradaban Islam di Mesir. Anda lihat langsung kemegahan Masjid Ibn Thoulun yang berumur 1.134.

Negara yang punya julukan Ummudunya (ibunya dunia) ini di setiap jengkal tanahnya terdapat masjid. Maka tak heran Mesir juga memiliki julukan negeri seribu menara. Arsitektur masjid tergantung pada masa dinasti siapa dia dibangun. Berikut ini adalah salah satu masjid tertua di Mesir, Masjid Ibn Thoulun.

Arsitektur masjid ini sangat berbeda dengan arsitektur masjid di Mesir pada umumnya. Masjid yang berbentuk persegi dengan halaman tengah yang luas, hanya memiliki satu menara tapi tidak memiliki kubah kecuali pada bagian ablution fountain (tempat wudhu). Dalam bahasa Arab disebut sabil yang berada di halaman tengah masjid.

Menara spiral yang berfungsi untuk tempat menyerukan adzan inilah yang menjadi salah satu ciri khas masjid ini. Arsitektur masjid relatif simpel dan tidak banyak detail seperti yang terdapat pada masjid-masjid di Mesir. Masjid Ibnu Thoulun merupakan bangunan masjid tertua kedua di Mesir setelah Masjid Amru bin Aas.

Terletak di sebuah kawasan padat penduduk yang terbilang kumuh, Masjid Ibn Thoulun masih memperlihatkan keeksotisannya. Masjid yang berada di belakang 2 masjid besar, yaitu masjid Sultan Hassan dan Masjid Rifa'i. Ini adalah satu-satunya masjid yang arsitekturnya masih asli.

Masjid tidak dirubah sedikitpun kecuali hanya penguatan dan penambalan di beberapa bagian masjid sebagai bagian dari perawatan. Maklum saja masjid ini umurnya sudah mencapai 1.134 tahun karena dibangun pada tahun 876 Masehi dan selesai pada 879 Masehi. Angka yang wow ya! Saya saja sampai melongo melihat angka itu.

Masjid Ibn Thoulun dibangun pada masa dinasti Abbasiyah. Dibangun oleh Ahmad Ibn Thoulun yang merupakan gubernur pada masa itu dan berkuasa antara tahun 868-884 Masehi. Masjid ini sebenarnya berada di atas sebuah bukit kecil yang bernama Jabal Yashkur.

Namun karena saat ini sudah menjadi kawasan pemukiman padat maka bukitnya sudah tidak terlihat lagi. Menurut sejarah masjid ini adalah masjid istana dan letaknya berdekatan dengan istana Ibn Thoulun. Tapi pada abad awal abad 10 bangunan istananya diruntuhkan sehingga peninggalan Dinasti Tulunid hanya berupa masjid yang sedang saya ceritakan ini.

Ruangan Masjid Ibn Thoulun hampir tidak bersekat dan berdaun pintu, terdiri dari pilar-pilar dengan bentuk melengkung. Bagian pilar masjid terdapat ragam hias berupa ukiran dan kaligrafi. Mimbar untuk khutbah berada di atas, mirip sebuah panggung.

Bangunan utama masjid dikelilingi sebuah tembok setinggi tembok masjid berukuran 118 x 138 meter. Berfungsi sebagai pagar dan terdapat halaman kecil dibalik pagar yang disebut Ziyadas. Bagian utara Ziyadas terdapat pintu untuk naik ke atas menara.

Bentuk menara spiral ini ternyata mengadopsi bentuk menara Masjid Samarra di Iraq. Dari atas menara ini kita bisa lihat keseluruhan bangunan masjid juga menara-menara masjid lain yang menjulang di antara bangunan apartemen.

Tidak dikenakan tiket masuk untuk masuk ke masjid Ibn Thoulun dan naik ke menaranya. Karena masjid memang masih digunakan untuk salat. Hanya memberi tip untuk penjaga masjid yang juga menjaga penitipan sandal dan sepatu.

Ada yang unik, bagi pengunjung yang memakai sepatu, tidak perlu melepas sepatu untuk berkeliling ke dalam masjid karena penjaga akan membungkus kaki kita, termasuk sepatunya dengan kain. Jadi kalau mau foto, kakinya jangan ikut di foto ya, jadi mirip Aladdin nanti. Ini adalah bagian dari upaya penjaga masjid agar pengunjung memberi tip padanya.

Walaupun masjid ini masih berfungsi untuk salat, tapi jangan datang di atas pukul 16.00 waktu setempat karena masjid Ibn Thoulun tertutup untuk pengunjung selepas jam tersebut. Saya juga tidak tahu apakah di luar jam tersebut pintu gerbangnya masih terbuka atau tidak. Ingin menyaksikan salah satu masjid tertua di dunia? Berkunjunglah ke Mesir.

Foto Terkait
 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 

Follow us on @detiktravel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com