DetikTravel

Air Terjun Cantik di Tuban, Warnanya Hijau Toska!

Mas Edy Masrur - d'Traveler - Sabtu, 11/07/2015 13:10:00 WIB
detikTravel Community -  

Siapa sangka Kabupaten Tuban, Jawa Timur, punya air terjun cantik yang berwarna hijau toska. Inilah Air Terjun Nglirip, wajib dikunjungi saat pulang kampung ke timur Jawa!

Air Terjun Nglirip berada di Dusun Jojogan, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Objek wisata ini berjarak sekitar 36 Km dari pusat Kota Tuban dengan rute Tuban-Montong-Singgahan atau Tuban-Kerek-Singgahan. Objek ini bisa juga ditempuh dari arah Kota Bojonegoro, melewati Kecamatan Parengan.

Pengunjung Air Terjun Nglirip tak perlu mengeluarkan banyak tenaga karena letaknya tak jauh dari jalan raya yang sudah beraspal. Dari tempat parkir, kita sudah bisa menikmati pesona air terjun ini. Jika ingin mendekat, kita cukup berjalan kaki sekitar 30 meter, menuruni jalan setapak.

Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter dan lebar 28 meter ini sangat memukau. Air yang jernih mengalir deras melewati tebing dengan bebatuan kekuningan. Beberapa bagian tebing ditumbuhi pohon dan tanaman perdu hijau. Di balik air terjun terdapat sebuah gua yang cukup besar, konon kadang dipakai semedi untuk mencari ilmu.

Yang paling memesona adalah dasar air terjun yang membetuk telaga kecil berwarna hijau toska. Genangan ini dikelilingi bebatuan berbagai ukuran, besar dan kecil. Air jernih dari genangan itu mengalir di beberapa anak sungai kecil. Untunglah, air dan kawasan lokasi ini masih bersih. Padahal objek wisata ini sangat dekat dengan permukiman warga. Tampaknya larangan mandi di kawasan air terjun ini cukup efektif untuk mencegah timbunan sampah.

Menurut ibu pemilik warung rujak di tempat parkir, waktu kunjungan terbaik adalah pergantian musim hujan ke musim kemarau. Sebab debit air sedang, tapi warnanya jernih. Saat musim hujan, debit air sangat tinggi namun warnanya keruh. Dasar air terjun tak berwarna tosca lagi. Sedangkan saat musim kemarau, debit air sangat rendah. Bahkan, kadang dam di atas air terjun ditutup karena air dialirkan untuk irigasi sawah warga.

Mata air terjun ini berasal dari beberapa sumber air di daerah Hutan Krawak yang berjarak sekitar 3 Km dari lokasi. Air jernih dan dingin itu berlimpah ruah di sana. Pengunjung bisa bebas mandi dan main air di beberapa bagian sungai yang dalam. Tapi ingat, jangan buang sampah sembarangan ya!

Foto Terkait

Redaksi: redaksi[at]detik.travel
Moderator: admin[at]detik.travel
Media Partner: promosi[at]detik.com 
Iklan: sales[at]detik.com
Most
Popular
 
Must Read close
Twitter Detik Travel
Follow us on @detiktravel
Email To Detik Travel

Contact Us

redaksi[at]detik.travel
admin[at]detik.travel
sales[at]detik.com