Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Mar 2013 14:52 WIB

TRAVEL NEWS

Supir Rasis di Swedia, Seleksi Tampang Penumpang

Faela Shafa
Redaksi Travel
Bus dari People Travel Group (gpn.travel)
Bus dari People Travel Group (gpn.travel)
Stockholm - Apa rasanya jika Anda dikelompokkan berdasarkan ras saat traveling? Di Swedia, ada seorang supir bus rasis yang memisahkan traveler berdasarkan warna kulit dan bentuk wajah ke bus yang berbeda.

Seorang pengendara bus asal Swedia bekerja untuk perusahaan People Travel Group. Baru-baru ini sang supir dilaporkan berkelakuan rasis kepada para penumpangnya, demikian ditengok dari News.com, Selasa (26/3/2013).

Tingkah rasisnya telah terjadi dua kali pada hari Rabu dan Kamis minggu lalu. Para penumpang yang jadi korban rasis ini rencananya akan menuju Kepulauan Aland di Swedia.

Sang supir berdiri di tempat kedatangan para turis dan bus, kemudian mengarahkan para penumpang ke bus. Ada beberapa bus di sana. Pada awalnya, para penumpang merasa sang supir sungguh baik karena mau menunjukkan bus kepada para penumpang.

Namun lama-lama mereka sadar, sang supir memisahkan kelompok ke bus berbeda berdasarkan bentuk wajah. Penumpang yang terlihat seperti orang Swedia dikelompokkan menjadi satu kelompok. Sedangkan penumpang lain yang memiliki wajah asing yang tidak seperti orang Swedia, atau berkulit lebih gelap, disatukan di kelompok bus lainnya.

Salah seorang penumpang yang bernama Samer Chatila mengaku sakit hati dengan tingkah supir rasis tersebut. Wanita bukan orang Swedia, namun lahir di sana. Dia sedang liburan bersama saudara laki-lakinya, Ahmad, serta seorang temannya.

"Kami merasa terhina, tersinggung dan terdiskriminasi. Ini sungguh pengalaman yang tidak menyenangkan. Rasanya seperti kami sedang dalam perjalanan ke Bandara Arlanda dan akan dideportasi dari Swedia," tuturnya kepada koran lokal, Dagens Nyheter.

Sementara Direktur People Travel Group, Thomas Karlsson mengatakan, sang supir rasis ini akan menghadapi bagian disiplin kepegawaian untuk menjelaskan tingkahnya saat itu. Menurut Thomas, rasisme ini hanya dilakukan berdasarkan keinginan pribadi sang supir, namun berimbas cukup buruk.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED