Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 20 Ags 2015 08:10 WIB

TRAVEL NEWS

Idih, Traveler Tiongkok BAB Sembarangan di Kabin Pesawat

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Ilustrasi (Thinkstock)
Ilustrasi (Thinkstock)
Nanjing - Traveler asal Tiongkok sudah beberapa kali berulah saat traveling. Kejadian yang paling baru dalam sebuah penerbangan di Tiongkok, seorang ibu dengan santainya menemani anaknya BAB di kabin pesawat Shenzen Airlines. Duh!

Meskipun bukan semua, namun turis Tiongkok sering berulah negatif saat traveling, dari menendang lonceng doa di Thailand hingga dihukum karena buang air sembarangan. Namun sepertinya mereka tidak kapok. Seorang turis Tiongkok kedapatan mengizinkan anak laki-lakinya BAB di lantai kabin pesawat, dengan alasan kamar mandinya sempit.

Foto turis Tiongkok itu sempat beredar di media sosial dan diprotes netizen, serta turut diberitakan berbagai media lokal seperti Shanghaiist dan media internasional seperti Mirror Inggris. Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (20/8/2015), peristiwa itu terjadi dalam penerbangan Shenzen Airlines dengan rute Nanjing-Guangzhou di Tiongkok.

Saat itu, penumpang Shenzen Airlines yang akan berangkat ke Guangzhou sudah berada di pesawat yang bersiap untuk lepas landas. Kemudian seorang awak kabin memergoki seorang anak laki-laki buang air besar di bagian depan kursi penumpang. Anak itu tidak sendiri, tapi ditemani dengan ibu serta neneknya.

Sang awak kabin segera memperingatkan sang ibu agar anaknya buang air di toilet pesawat. Namun, wanita itu menolak karena menurutnya toilet di pesawat terlalu sempit.

Ia tidak terlalu dengan peringatan awak kabin dan malah dengan santainya menyuruh sang anak melanjutkan buang air di lantai. Setelah selesai, kotoran si anak itu dibiarkan tercecer di atas lantai dan hanya ditutupi tisu.

Belum diketahui apakah penumpang tersebut akan didenda atau dilarang terbang oleh Shenzen Airlines. Tapi yang pasti, perbuatan buang air sembarangan memang tidak pantas untuk ditiru.

(krn/fay)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED