Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 18 Mei 2017 16:15 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Cerita di Balik Kampung Pelangi Semarang yang Tengah Hits

Angling Adhitya Purbaya
Redaksi Travel
Kampung Pelangi di Semarang (Angling/detikTravel)
Kampung Pelangi di Semarang (Angling/detikTravel)
Semarang - Kampung Wonosari atau Kampung Pelangi Semarang kini mendunia karena unik. Dibalik semua keindahan itu, ada cerita unik dibaliknya.

Inisiator yang menyulap kampung biasa itu menjadi Kampung Pelangi yaitu Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Awalnya, Pemkot Semarang merenovasi seluruh pasar bunga yang ada di depan Kampung Wonosari menjadi rapi dan bisa menjadi rujukan wisata.

Setelah pasar bunga rampung tahun lalu, Hendrar atau yang akrab disapa Hendi itu merasa background pasar kembang yaitu ratusan rumah di perbukitan yang disebut Gunung Brintik, Randusari, Semarang Selatan itu terlalu kontras dan perlu dipercantik.

"Lalu dengan menimbang bentuk pemukiman di Randusari yang bentuknya berbukit ini, maka saya lihat ada kesesuaian dengan pemukiman di Rio de Janeiro Brazil yang lebih dulu terkenal karena cat warna-warninya," kata Hendi, Kamis (18/5/2017).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang jadi inisiator (Angling/detikTravel)Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang jadi inisiator (Angling/detikTravel)

Hendi kemudian mengumpulkan berbagai pihak termasuk pengusaha cat, perbankan, asosiasi pengusaha untuk membantu mewujudkan Kampung Pelangi. Warga pun bersedia gotong royong mendandani kampung mereka yang keberadaannya sudah ada sejak zaman sebelum kemerdekaan.

"Total hitungan yang dibuat habisnya Rp 3 miliar. Anggaran kami tidak bisa masuk karena tidak semua rumah kumuh dan ada warga mampu. Kita mengumpulkan pengusaha yang punya kepedulian. Ada yang bantu cat, uang, tenaga, selesai. Pemerintah tidak pakai APBD. Kami perannya menginisiasi dan ajak masyarakat," terang Hendi.

Setelah beberapa kali pertemuan dan persetujuan, tanggal 15 April 2017 lalu, pengecatan rumah-rumah di sana dimulai. Hendi sebagai inisiator ikut memulai menggoreskan kuasnya pada tahap pertama pengerjaan. Ada ketentuan, satu rumah minimal 3 warna, namun ternyata banyak yang lebih karena antusias, bahkan dilukis.

"Kampung ini akan kita tata, kalau hari ini tahap pertama selesai akan ada penyelesaian tahap kedua 4 minggu ke depan. Ada 325 rumah yang dicat, ini baru sebagian," pungkas Hendi.

Cantik bukan? (Angling/detikTravel)Cantik bukan? (Angling/detikTravel)

Tahap pertama sudah selesai dan ternyata foto-foto kampung itu sudah viral di media sosial salah satunya instagram. Bahkan sejumlah media sosial ikut memberitakannya antara lain Daily Mail, The Independent, Business Insider, dan majalah mode Vogue.

Hendi tidak berhenti sampai di sini, karena untuk mendukung Kampung Pelangi sebagai tempat wisata unggulan, fasilitas lainnya juga akan dibenahi sesuai dengan peran Pemkot Semarang.

"Tahun ini anggarkan Rp 16 miliar (APBD). Kita akan tata saluran drainase, sungai dibuat rapi, membuat jalur pedestrian sehingga wisatawan bisa jalan-jalan. Kemudian membuat foodcourt dan tempat parkir. Ini sudah dilelang," tandas Hendi.

Kampung ini pun mulai ramai didatangi wisatawan (Angling/detikTravel)Kampung ini pun mulai ramai didatangi wisatawan (Angling/detikTravel)

Fasilitas-fasilitas lainnya seperti toilet umum hingga warung juga akan ada di sana. Warga juga bisa memanfaatkan Kampung Pelangi untuk menjual barang-barang khas.

"Kampung sudah di-branded, maka bisa buat souvenir, stiker, gatungan kunci, kaos. Akan jadi sebuah kreasi ekonomi dan menumbuhkan perekonomian," ujarnya.

Kini meski belum rampung pengecatan seluruh bangunan di sana, para wisatawan sudah banyak bedatangan untuk berfoto. Keunikan Kampung Pelangi pun semakin tersebar ke penjuru dunia.

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED
Laporan dari Jepang

Foto: Kebun Bunga Seperti Pelangi

Senin, 24 Jul 2017 18:40 WIB

Di Kawasan Biei, Hokkaido, Jepang ada keajaiban alam berupa kebun bunga yang berwarna-warni seperti layaknya pelangi. Mejikuhibiniu, semuanya ada!

'Dari Tangerang untuk Indonesia'

Senin, 24 Jul 2017 18:15 WIB

Pembukaan Festival Cisadane 2017 berlangsung sangat meriah. Inilah festival di Tangerang yang menampilkan budaya, adat dan mengenalkan Sungai Cisadane.