BACK TO TOP

Rabu, 24/08/2016 08:52 WIB

2 Hari yang Romantis di Kyoto

Kurnia Yustiana - detiktravel
Liburan di Kyoto, Jepang rasanya tepat jika dilakukan bersama pasangan. Inilah titinerary liburan 2 hari yang romantis di sana.

Bisa dibilang, Kyoto merupakan salah satu kota yang paling cantik di Jepang. Banyak kuil kuno yang masih berdiri di sela bangunan modern. Keindahan alamnya sekitar Kyoto juga patut diacungi jempol, terlebih ketika musim semi dan musim gugur tiba.

Tak mengherankan kalau Kyoto sering menjadi destinasi liburan buat pasangan traveler. Disusun detikTravel, Senin (22/8/2016), inilah rute 2 hari liburan romantis di Kyoto:

Hari Pertama:

1. Sewa pakaian khas Jepang di Gion
(Thinkstock)


Kyoto cukup ramah untuk pejalan kaki. Berjalan santai bersama pasangan pun menarik dicoba di hari pertama liburan. Biar makin seru cobalah jalan-jalan sambil memakai kimono.

Pemandangan turis pria atau wanita yang jalan kaki pakai kimono tak asing lagi di Kyoto, terlebih di area objek wisata Gion. Terdapat sejumlah tempat yang menyewakan kimono serta yukata dengan harga mulai dari 3.000 Yen (Rp 390 ribu) untuk sehari, sepaket pula dengan menata rambut ala Jepang untuk wanita.

2. Melihat sunset di Kiyomizudera
(Kurnia/detikTravel)


Setelah jalan-jalan santai, saatnya lanjutkan perjalanan untuk menikmati sunset romantis di Kiyomizudera. Komplek kuil bisa dicapai dengan naik bus dari Gion, kemudian dilanjut jalan kaki menanjak ke puncak bukit.

Kiyomizudera berdiri di atas bukit di Higashiyama. Kuil di atas bukit ini menyajikan pemandangan indah Kyoto dari ketinggian. Kyoto Tower yang menjulang tinggi pun tampak dari kejauhan.

Kalau sudah selesai menjelajah kuil, jangan buru-buru pulang sebelum sore. Dari Kiyomizudera wisatawan bisa menyaksikan pesona sunset yang disebut-sebut salah satu yang tercantik di Kyoto.

Nikmatilah suasana romantis dengan semburat oranye kala mentari terbenam bersama pasangan. Jangan lupa buat mengabadikan momen ini dalam kamera, bisa dengan selfie atau minta tolong turis lain untuk memotret.

3. Makan malam di Taman Maruyama
(Kurnia/detikTravel)


Seharian jalan kaki, rasanya pas untuk menutup kegiatan hari pertama dengan makan malam romantis. Nah, tempat yang pas buat dinner bareng pasangan tentu Taman Maruyama.

Jika berlibur ke Kyoto di musim semi, Taman Maruyama wajib dikunjungi. Banyak sekali bunga sakura yang hidup subur di sini. Ketika musim semi tiba, sakura bermekaran dengan indahnya dan traveler bisa menikmati keindahannya di sana sambil bersantap.

Ada sejumlah kedai makanan di taman. Tempat duduknya disusun di bawah pohon-pohon sakura yang makin cantik dengan pencahayaan di malam hari. Taman Maruyama memang cukup ramai selepas sore, tapi tak mengurangi suasana romantisnya.

Hari Kedua:

4. Menyusuri Kanal Okazaki
(Thinkstock)


Hari kedua liburan romantis bersama pasangan bisa dimulai dengan menyusuri kanal yang cantik. Kyoto punya Kanal Okazaki yang tak kalah cantik dari yang ada di Venesia. Lokasinya di dekat Kuil Heian di Sakyo-ku, Kyoto.

Kanal tersebut biasanya jadi favorit turis di kala musim semi. Tersedia paket menyusuri kanal naik perahu, dengan pemandangan sakura yang bermekaran di tepian. Harganya sekitar 1.000 Yen (Rp 130 ribu) per orang dengan durasi 15-30 menit.

5. Foto-foto di Hutan Bambu Arashiyama
(Kurnia/detikTravel)


Liburan bareng pasangan rasanya kurang lengkap kalau belum foto-foto di spot yang indah nan romantis. Di Kyoto traveler bisa mencoba spot foto cantik yang sedikit berbeda, bukan pantai ataupun di atap gedung pencakar langit melainkan hutan bambu.

Mendengar kata hutan bambu mungkin kesannya agak seram. Tapi tidak dengan Hutan Bambu Arashiyama. Objek wisata alam ini begitu fotogenik dengan bambu-bambu yang tumbuh subur di berbagai sisi jalan setapak.

Wisatawan lokal hingga bule-bule juga banyak yang berkunjung kemari. Tak jarang ada pasangan remaja yang jalan santai sambil sesekali berhenti buat foto.

Semakin jauh berjalan ke dalam hutan, pohon bambunya semakin tebal dan rapat. Anda dan pasangan tinggal pilih saja ingin foto bersama di sisi sebelah mana.

Usai jelajah hutan bambu sambil foto-foto, jangan lupa nikmati es krim rasa sakura dan teh hijau khas Jepang. Ada sejumlah kedai yang menjual es krim di dekat gerbang masuk, harganya sekitar 300 Yen (Rp 39 ribu). Enak banget!
(wsw/fay)
0 3 0
KOMENTAR