Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau


Rabu, 17 Mei 2017 14:00 WIB

ADVERTORIAL

Masyarakat dan Perbankan Dukung Pengembangan Destinasi di Belitung

Advertorial
Redaksi Travel
Geopark Belitung / dok Facebook Kementerian Pariwisata
Geopark Belitung / dok Facebook Kementerian Pariwisata

FOKUS BERITA

Pesona Indonesia
Belitung - Dukungan untuk sektor pariwisata datang dari masyarakat di sekitar Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka semakin sadar wisata dan bersemangat mengasah kemampuan untuk melayani wisatawan.

"Ingat, jika ingin menjadi global player, gunakan global standar!" pesan Menpar Arief Yahya ke semua destinasi prioritas yang disebut dengan 10 Bali Baru itu.

Sebagai atraksi, Belitung sudah punya modal alam yang indah. Pantai pasir putih, batu-batu besar yang bentuknya unik, laut yang jernih, dan adat istiadat masyarakat yang mendukung ekosistem kepariwisataan.

"Daya dukung SDM-nya juga harus ditingkatkan," jelas Arief.

Sejak 28 April lalu, pemuda dan pemudi di Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur mulai mengikuti pelatihan Bahasa Inggris. Program yang berlangsung selama sebulan itu merupakan hasil kerja sama Karang Taruna Kecamatan Kelapa Kampit dengan Youth Center for ASEAN Community.

"Program ini dimaksudkan untuk mendukung pariwisata di kawasan cagar alam geologi Gunong Kik Karak, Belitung Timur," ujar Larasati selaku Person in Charge (PIC) Tanjung Kelayang pada Pokja 10 Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Tidak hanya masyarakat sekitar yang aktif, pengembangan wisata di Belitung juga mendapat dukungan dari perbankan nasional. Pada 3-5 Mei 2017 lalu, BCA mengirim tim tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) ke komunitas-komunitas pendukung geopark.

Kemenpar memang sedang berupaya meloloskan Belitung ke dalam daftar UNESCO Global Geoparks. Karenanya, BCA akan menggunakan sebagian dana tangung jawab sosialnya untuk pelatihan-pelatihan bagi komunitas agar maju dan mandiri.

"Selain pelatihan, CSR BCA juga digunakan untuk sarana dan prasarana di geosite yang menjadi objek wisata," sambung Laras.

Upaya meloloskan Belitung ke dalam daftar geopark UNESCO juga sudah mulai dilakukan di mancanegara. Pada 8-12 Mei 2017 lalu, Badan Pengelola Geopark Belitung mengikuti Langkawi Conference di Malaysia.

"Kegiatan itu juga dalam rangka memperkenalkan geopark Pulau Belitung," sambung Laras.

Selain itu, ada juga BNI yang memperluas jangkauan ke pelaku-pelaku usaha di desa wisata di Belitung. Pada 29 April 2017 lalu, BNI menggelar pertemuan dengan pelaku usaha desa wisata se-Belitung.

"Pertemuan itu untuk membahas akses pelaku usaha ke lembaga keuangan," katanya.

Laras menambahkan, pihaknya juga mengusulkan adanya penyediaan toilet di kawasan hutan konservasi. Usulannya, perlu ada toilet beserta sarana dan prasarana lainnya di Bukit Peramun, Ebesatu, Gunung Tajam, dan Pantai Gusong Bugis yang merupakan bagian dari hutan masyarakat.

"Usul ini dalam rangka pengembangan destinasi pariwisata bidang amenitas," pungkasnya. (adv/adv)

FOKUS BERITA

Pesona Indonesia
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Negeri di Atas Awan Ala Trenggalek

Minggu, 28 Mei 2017 15:55 WIB

Jangan salah, Trenggalek di Jawa Timur punya Bukit Banyon untuk melihat panorama bak negeri di atas awan. Yang nanti bakal mudik ke sana, harus lihat langsung!

Kata Siapa Bali Cuma Pantai?

Minggu, 28 Mei 2017 14:20 WIB

Bali tak cuma punya deretan pantai. Datanglah ke Taman Nasional Bali Barat dan naik ke atas menaranya, untuk melihat panorama indah.

Tak Mau Pulang dari Lailiang

Minggu, 28 Mei 2017 08:55 WIB

Pantai Lailiang di Sumba Barat, NTT memang sangat elok dipandang. Pantainya bersih, pasirnya putih dan benar-benar bikin tak mau pulang.