Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 13 Agu 2017 18:02 WIB

ADVERTORIAL

Nikmati Pesona Bali di Turi Beach Resort Batam

Advertorial
Redaksi Travel
Jakarta - Wisatawan Mancanegara asal Singapura kembali dimanjakan oleh Batam melalui Festival Food, Culture dan Art. Di festival itu, wisman Singapura bisa menikmati pesona Pulau Dewata tanpa pelu jauh-jauh terbang ke Bali.

Festival bertajuk 'Bali Festival Food Culture and Art (FFCA) 2017' ini digelar di Turi Beach Resort pada 11-13 Agustus 2017. Wisman asal Singapura cukup menyebrang dan mengendarai mobil sekitar 35 menit dari Harbor Front dengan ferry atau sekitar 15 menit dari Bandara Hang Nadim.

Destinasi wisata ini sering disebut miniatur Bali di Nongsa, Batam Kepulauan Riau. Di sana, wiwsatawan bisa menikmati keindahan Bali baik dari seni dan kebudayaannya yang penuh pesona.

Menurut General Manager Turi Beach Resort Sumantri Endang, ini merupakan salah satu dari 23 kalender event kami setiap tahun. Event ini terinspirasi dari kebudayaan populer Bali yang sudah mendunia.

Sudah bukan rahasia bila Bali menjadi tujuan wisata populer. Pada Maret 2017, Bali juga menjadi salah satu pula destinasi utama oleh para wisatawan mancanegara.

"Untuk merayakan momentum ini, Turi Beach Resort sebagai mini bali di Nongsa, Batam bekerja sama dengan Bali Community Batam dan didukung sepenuhnya oleh Wonderful Indonesia untuk menggelar festival yang bertujuan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Indonesia," beber Sumantri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/8/2017).

Acara yang digelar selama tiga hari ini dikemas sangat menarik. Dimulai pada Jumat (11/8/2017) dengan Expo Seni dan Kerajinan Bali, Festival Makanan Bali, Cara belajar Memasak Makanan Bali dan Hiburan Musik. Sementara Sabtu (12/8/2017) yang menjadi puncak acara, akan menampilkan Expo Seni dan Kerajinan, Kelas Merangkai Bunga, Gala Dinner Al Fresco, Tari Kecak Dance, Tari Ramayana, dan Hiburan Musik.

Sedangakan pada Minggu (13/8/2017) akan diisi dengan kelas Memasak sekaligus dilanjutkan dengan acara Makan Siang.

"Acara kelas mememasak bersama dengan koki hebat Turi Beach Hotel, akan kita ajarkan cara membuat masakan tradisional Bali seperti Sate lilit dan sambal matahnya yang sangat terkenal itu. Pokoknya kita buat seru abis, Truly Bali, Bali yang sesungguhnya," promosi Endang.

Panitia menargetkan, festival ini mampu menjaring turis asing terutama dari Singapura sebanyak 600 orang. Endang bahkan berani menjamin, bukan cuma turis dari Singapura, tetapi turis dari negara asing lain bakal memadati acara ini.

"Bukan hanya turis asal Singapura yang datang kesini, tapi juga warna negara asing lainnya seperti Amerika, India, dan Eropa yang menetap di Singapura yang rindu dengan Bali, juga akan berbondong bondong datang ke sini. Hotel kami full booked," lanjutnya

Turi Resort Beach yang berdiri pada lahan seluas 7,7 hektare ini disebut-sebut sebagai resor paling eksklusif karena kental dengan nuansa Bali. Bila berada di sini, turis akan bertanya-tanya apakah sedang berada di Batam atau Bali? Misi resort ini memang menancapkan diri sebagai miniatur Pulau Seribu Dewa.

Atmosfer Bali sangat terasa melalui patung-patung yang ada di setiap sudut resor dan Balinese Lounge dengan desain Pura yang terletak di pinggir pantai. Ada 140 kamar dan suite yang disediakan di sini. Seluruh hunian ini diberikan akses pemandangan langsung menghadap ke laut.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung acara ini sebagai bagian dari komitmen untuk terus menggenjot kunjungan turis mancanegara ke Great Batam.

"Nongsa Batam dan Riau Lagoi Bintan kedua destinasi berbasis pantai di kepulauan Riau ini memang merupakan engine (mesin) untuk mendatangkan turis mancanegara, maka setiap kegiatan mereka akan selalu kami dukung," kata Esthy.

Nongsa Batam, imbuh Esthy, juga sudah punya network dan costumers loyal di pasar Singapura dan Malaysia. Apalagi, Kementerian Pariwisata juga gencar mempromosikan pariwisata Indonesia.

"Kami senang, dan makin yakin dengan support promosi yang diberikan Kemenpar selama ini, akan terasa dampaknya di pasar dan industri pariwisata," lanjut Esthy.

Senada dengan Esthy, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga memuji event Bali Festival Food, Culture dan Art ini. Untuk menghidupkan crossborder, harus memperbanyak event dan acara yang bisa dinikmati oleh tetangga negara.

"Kalau setiap akhir pekan ada kegiatan rutin dan itu bisa menjadi tujuan orang Singapura, akan sangat efektif sebagai border tourism yang bisa menaikkan jumlah wisman. Tinggal bagaimana mengemas dan memperbanyak event seperti ini. Terima kasih Turi Beach Resort," kata Arief. (adv/adv)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED