Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Jun 2013 11:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pantai Ngetun di Gunungkidul, Benar-benar Bersih & Alami

Andi Ibnu R A
d'Traveler
Pantai Ngetun
Pantai Ngetun
Pantai Ngetun airaphotography
Pantai Ngetun airaphotography
Pantai Ngetun airaphotography
Pantai Ngetun airaphotography
Terlihat Pantai Ngetun dari sela-sela pepohonan
Terlihat Pantai Ngetun dari sela-sela pepohonan
Deretan tebing di bawah terik matahari
Deretan tebing di bawah terik matahari
detikTravel Community - Satu lagi pantai cantik di Gunungkidul, Pantai Ngetun. Pantai ini punya pasir putih yang halus dan bebatuan tebing yang terlihat eksotis. Pantai Ngetun juga jarang dikunjungi wisatawan, jadi masih sepi dan tenang. Benar-benar perawan!Berawal dari suka menjelajah ke tempat yang masih belum ketahui orang banyak, pagi itu di hari Minggu (12/5/2013), saya mau berberkunjung ke salah satu pantai di Gunungkidul, DI Yogyakarta.Dengan melihat informasi dari media sosial, ternyata ada pantai yang masih terlihat alami dan sepi yang bernama Pantai Ngetun. Namnya saja terdengar unik di telinga saya. Pantai Ngetun berada di Dusun Sureng, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul.Saya berangkat dari Kota Yogya sekitar pukul 12.00 WIB bersama teman, Shinta. Sesampainya di Kecamatan Tepus, kami berjalan perlahan berharap ada papan penunjuk arah menuju Pantai Ngetun. Sesekali, kami juga bertanya kepada warga sekitar.Agak sulit mencari jalan masuk ke Pantai Ngetun, sebab wisatawan pertama harus menemukan SDN IV Tepus yang keberadaannya agak tersembunyi di balik semak belukar. Gedung sekolah itu berwarna kuning.Setelah menemukan SDN IV Tepus, kita bisa melewati jalan yang ada di sampingnya dengan mengikuti jalan beton. Lalu kita bertemu pertigaab kuburan keramat dan lurus saja.Setelah itu, kita melewati jalan bebatuan yang penuh guncangan dan melewati 2 pedesaan. Dari info warga sekitar, kita akan melewati sebuah lapangan yang ada pohon beringin besar. Llau, setelah itu lurus saja hingga bertemu dengan pusat mata air, sebagai tempat memakirkan kendaraan. Kemudian, kami berjalan kaki karena harus melewati bebatuan yang licin.Sekitar pukul 13.45 WIB, akhirnya kita sampai di Pantai Ngetun setelah perjalanan yang penuh guncangan. Pantai ini masih bersih dan sepi tanpa ada wisatawan lain, serasa pantai itu milik pribadi. Kita dimanjakan pasir putih yang masih alami dengan deburan ombak yang menabrak karang dan pegunungan yang hijau dengan teduhnya pepohonan di sekitar pinggiran pantai.Sesekali kita berjumpa dan bertegur sapa dengan warga sekitar yang ramah. Jika kalian beruntung, bisa bertemu penyu yang naik ke daratan untuk bertelur pada musimnya. Masih banyak juga, ikan-ikan yang dapat dilihat di pinggiran pantai.Setelah puas bermain, sekitar pukul 16.30 WIB kami memutuskan untuk pulang. Saat menuju ke parkiran, kita bertemu dengan para nelayan yang sedang memperbaiki jaring-jaring untuk menangkap lobster yang akan diletakkan di pinggiran tebing. Kita pun mulai bersiap-siap untuk melewati medan jalan yang menanjak dan yang penuh guncangan lagi.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA