Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Jul 2012 12:52 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Akhir Pekan Seru Berarung Jeram di Sungai Palayangan, Bandung

mickjoey
d'Traveler
Panorama perkebunan teh
Panorama perkebunan teh
Bergaya sebelum rafting
Bergaya sebelum rafting
Jeram di Sungai Palayangan
Jeram di Sungai Palayangan
Simulasi terlebih dahulu di Situ Cileunca
Simulasi terlebih dahulu di Situ Cileunca
detikTravel Community - Jeram Selamat Datang menyapa setiap petualang yang datang. Arus liar menantang Sungai Palayangan, Bandung pun siap membuat liburan Anda lebih seru. Bersiaplah, merasakan hempasan arus Sungai Palayangan!Ya, Sungai Palayangan menjadi lokasi rafting keduaku. Sungai Palayangan terletak di 45 km di selatan Bandung, tepatnya di daerah Pangalengan. Daerah yang terkenal sebagai penghasil sayuran, teh, dan susu ini berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Sepanjang perjalanan menuju Sungai palayangan Anda akan disuguhi dengan panorama perkebunan teh yang membentang di sepanjang perbukitan. Jumlah anggota rombongan kali ini terdiri dari 10 orang.Kami berangkat dari Jakarta dengan bermodalkan nekat karena tidak ada yang tahu lokasi Pangalengan. Perjalanan dari Jakarta sampai ke Sungai Palayangan membutuhkan waktu sekitar 5 jam. Walaupun, masuk ke Kabupaten Bandung, untuk mencapai daerah Pangalengan masih membutuhkan waktu 2,5 jam dari pusat kota.Cukup banyak cara untuk mencapai lokasi, saat itu kami menggunakan sarana transportasi umum. Dari Terminal Leuwi Panjang, Bandung perjalanan dilanjutkan dengan naik angkot bernomor 05 menuju perempatan M.Toha. Setelah itu kami pun bergegas mencari minibus atau elf untuk menuju Pangalengan.Sekadar informasi, minibus hanya beroperasi sampai pukul 19.00 WIB. Jadi, jangan sampai Anda melebihi jam tersebut saat kembali dari Sungai Palayangan. Setelah berhenti di terminal, kendaraan dari panitia rafting akan mengantarkan pelancong ke lokasi rafting. Titik start kegiatan arung jeram dimulai dari lokasi wisata Situ Cileunca yang juga menjadi sumber dari Sungai Palayangan. Pada kondisi normal debit air bisa mencapai 2 meter kubik per detik. Sedangkan, bila hujan turun debit air bisa mencapai 4 meter kubik per detik.Sungai Palayangan memiliki jeram dengan tingkat grade 4. Ya, tingkatan jeram sungai ini memang cukup tinggi. Jeram di Sungai Palayangan memiliki jeram tertinggi mencapai 2 meter.Setiap peserta yang ingin rafting di Sungai Palayangan wajib mengenakan pakaian standar keamanan, yaitu pelampung dan helm. Sebelum melakukan pengarungan, pemandu memberikan arahan tentang bagamana cara rafting serta simulasi di Situ Cileunca. Walaupun, nyali sempat menciut melihat derasnya sungai, tapi jangan khawatir karena banyak team rescue yang akan mendampingi Anda di sepanjang sungai.Setiap jeram Sungai Palayangan memiliki nama yang berbeda-beda. Untuk jeram pembuka bernama Jeram Selamat Datang dan untuk jeram selanjutnya, saya tidak terlalu ingat.Namun, satu lagi jeram yang paling saya ingat, yaitu Jeram Blender. Arus ini merupakan yang tersulit dengan ketinggian jeram sekitar 2 meter.Derasnya air serta hantaman bebatuan di sekitar sungai, sukses membuat kami buta sesaat. Saat itu, banyak air yang masuk ke perahu, tertelan, dan masuk ke telinga. Tidak hanya di Jeram Blender, teriakan kencang selalu mewarnai petualangan kami setiap kali memasuki jeram. Bila ingin mendapatkan sensasi lebih, cobalah untuk duduk di bagian paling depan perahu. Anda akan merasakan bagaimana jantung berpacu saat berhadapan langsung dengan jeram. Untuk mengendorkan saraf-saraf yang tegang, saya bisa menikmati panorama alam di sekitar Sungai Palayangan yang masih sangat alami. Rindangnya hutan pinus disertai perkebunan teh yang membentang luas, menambah kesegaran dan berhasil membersihkan pikiran dari kepenatan rutinitas.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA