Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 09 Mei 2021 16:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Rekomendasi Tempat Buka Puasa di Tangerang: Taman Kuliner Laksa

COVER
COVER
PARKIRAN DI TAMAN KULINER LAKSA TANGERANG
PARKIRAN DI TAMAN KULINER LAKSA TANGERANG
SALAH SATU PEDAGANG YANG ADA DI TAMAN KULINER LAKSA
SALAH SATU PEDAGANG YANG ADA DI TAMAN KULINER LAKSA
SITUASI PENGUNJUNG DITENGAH PANDEMI
SITUASI PENGUNJUNG DITENGAH PANDEMI
PENGUNJUNG YANG SEDANG MENIKMATI KULINER LAKSA
PENGUNJUNG YANG SEDANG MENIKMATI KULINER LAKSA
detikTravel Community -

Traveler yang sedang mencari tempat buka puasa di Tangerang, bisa mampir ke destinasi wisata kuliner satu ini: Taman Kuliner Laksa. Dijamin sedap!

Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai membawa dampak buruk bukan hanya pada sektor pariwisata, melainkan pada sektor lainnya di Indonesia. Walaupun kondisi sudah diberlakukan normal, namun protokol kesehatan masih harus dipatuhi dan dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Kota Tangerang merupakan salah satu kota yang terdapat di Provinsi Banten ini terkenal dengan salah satu makanan khasnya yaitu Laksa. Salah satu makanan yang berbentuk mie dengan digabung bumbu serta kuah kuningnya membuat makanan satu ini mempunyai citra rasa yang khas dan unik.

Untuk kalian yang ingin menikmati kuliner laksa, kalian bisa mengunjungi Taman Kuliner Laksa Tangerang di Jl. Mochammad Yamin No.113, RT.001/RW.004, Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Di dalam Taman Kuliner Laksa Tangerang terdapat beberapa kedai laksa dengan pedagang yang berbeda. Saat masuk ke dalam Taman Kuliner Laksa, kalian akan langsung diserbu oleh beberapa pedagang laksa untuk mampir ke kedainya.

Hal ini akan membuat kalian bingung untuk memilih dimana kalian akan menikmati makanan khas itu. Jika kalian orang yang malas menunggu, ada baiknya kalian memilih kedai yang tidak terlalu ramai pengunjung untuk menghindari lamanya menunggu makanan.

Laksa sendiri terbuat dari tepung beras yang berbentuk mie lalu disiram kuah kuning yang sudah diracik dengan berbagai bumbu alami. Bumbunya sendiri merupakan campuran dari kunyit, lengkuas, jahe, kemiri, cabai, bawang putih, bawang merah, dan juga santan.

Campuran itu menjadikan laksa Tangerang mempunyai rasa khas dan menggiurkan bagi penyukanya. Pembuatan laksa sendiri tidak menggunakan pengawet sehingga hanya memiliki ketahanan selama 24 jam saja.

"Rasanya gurih dan kuahnya bikin seger, aku sering ke sini kalau lagi libur. Di sini juga tempatya adem gitu dan harganya benar-benar terjangkau dibandingkan kalau beli di tempat lain. Semenjak pandemi ini ga terlalu ramai kayak biasanya, dan disini juga para pedangangnya udah nerapin protokol kesehatan jadi ga perlu khawatir," ungkap Ningsih salah satu pengunjung Taman Kuliner Laksa.

Dikarenakan adanya pandemi COVID-19 jam operasional Taman Kuliner Laksa dimulai dari pukul 09:00 - 21:00 WIB, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk kalian yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat tidak perlu khawatir, karena di dalam Taman Kuliner Laksa sudah tersedia tempat parkir yang cukup luas serta tukang parkir yang siap membantu.

Pedagang Laksa, Bang Lepay (29) mengatakan, pada saat hari biasa pengunjung tidak terlalu ramai beda halnya dengan weekend yang cukup ramai dan bahkan ada yang tidak dapat tempat, pendapatan yang didapat juga berubah drastis dan setiap hari gak selalu habis.

Pengunjung yang datang biasanya dari daerah Tangerang sendiri. Tapi di setiap harinya ada saja pengunjung dari Jakarta dan Bogor.

Untuk 1 porsi laksa dibandrol dengan harga Rp 10.000 - Rp. 25.000 dengan topping ayam dan telur ataupun tanpa topping tergantung selera. Bukan hanya laksa, di dalam Taman Kuliner Laksa juga tersedia berbagai minuman seperti selendang mayang, es kelapa, maupun minuman lainnya.

Untuk biaya parkir, kalian cukup membayar Rp 2.000 untuk kendaraan roda 2 dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda 4. Sebelum mengunjungi Taman Kuliner Laksa Tangerang ada baiknya kalian cek kondisi kesehatan kalian dan jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA