Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 04 Jul 2021 15:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Cara Menyiasati Harga Hotel di Shanghai yang Mahal, Simak Ya!

Chardian Arguta
d'Traveler
Foto: detik
Foto: detik
Foto: detik
Foto: detik
Pose dalam kamar lodge
Pose dalam kamar lodge
Suasana dalan kamar lodge
Suasana dalan kamar lodge
Toilet didalam kamar
Toilet didalam kamar
Foto: detik
Foto: detik
Suasana pasar kaget didepan lodge
Suasana pasar kaget didepan lodge
detikTravel Community -

Kota Shanghai terkenal sebagai salah satu kota termahal di dunia. Untuk menyiasati harga hotel yang mahal, bisa dengan cara menginap di apartemen milik warga.

Ketika traveling Bersama istri ke Shanghai China November 2019 lalu, kami mencoba untuk tidak menginap di hotel. Melalui situs penyedia layanan penginapan kami mencari apartemen milik masyarakat.

Selain alasan ekonomis juga didasari rasa keingintahuan tentang kehidupan masyarakat lokal di Kota Shanghai. Setelah mencari beberapa penginapan, kami memilih untuk menginap di Shanghai Disney Resort.

Jangan beranggapan penginapan ini adalah sebuah resort di Disneyland Shanghai. Penginapan ini berupa bangunan apartemen yang berada di koloni taman kota di daerah Pudong.

Dari pusat kota Shanghai bisa ditempuh sekitar 30 menit dengan menggunakan Subway Line 11 (XiuYan Road Station). Dari station subway kita bisa berjalan kaki sekitar 20 menit menyusuri XiuYan Road, menggunakan Bus dari halte atau cara tercepat bisa menggunakan taxi dengan biaya hanya 17 RMB.

Tiba di depan pintu masuk koloni apartemen kami langsung diantar petugas ke lokasi penginapan. Penginapan kami berada di satu bangunan apartemen di lantai 2. Kami disambut tuan rumah Ny. Fu Jun dengan ramah.

Walaupun dengan penguasaan Bahasa Inggris yang terbatas, Ny. Fu Jun berusaha untuk melayani tamu dengan baik. Ny. Fu Jun biasa menggunakan smartphone yang langsung dapat mentranslate pembicaraan kami ke Bahasa Mandarin. Ternyata teknologi bisa menjembatani perbedaan Bahasa antar Bangsa.

Dalam 1 rumah terdiri dari 2 kamar yang disewakan dan 1 kamar tuan rumah, 1 kamar mandi utama dan dapur. Kami menemukan kamar tidur yang bersih dan rapih dilengkapi dengan toilet di dalam kamar.

Sesuai dengan ekspektasi kami sebelumnya dengan harga menginap hanya USD$ 17/malam (sekitar Rp 250.000). Selain fasilitas kamar yang lengkap, kami juga bisa menggunakan area dapur untuk memasak dan menonton TV di ruang tamu bersama keluarga tuan rumah.

Jam 07.00 pagi kami bersiap untuk berangkat ke stasiun subway XiuYan Road untuk mulai explore Kota Shanghai. Kami memutuskan untuk berjalan kaki saja menuju stasiun, sambil menikmati suasana koloni yang serba rapih dan teratur.

Kami menemukan juga pasar dadakan di depan gerbang koloni, pedagang menjual sayur mayur kebutuhan hari-hari untuk penghuni sekitar. Kebanyakan sayur mayur sama seperti yang ada di Indonesia.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA