Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Nov 2021 14:53 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pulau Pahawang, Surga Bawah Laut Andalan Provinsi Lampung

Ogi Zatul
d'Traveler
Snorkeling Merupakan Salah Satu Cara Untuk Menikmati Keindahan Laut Pulau Pahawang
Snorkeling Merupakan Salah Satu Cara Untuk Menikmati Keindahan Laut Pulau Pahawang
Panorama Di Sekitar Pulau Pahawang
Panorama Di Sekitar Pulau Pahawang
Keindahan Bawah Laut Pulau Pahawang
Keindahan Bawah Laut Pulau Pahawang
detikTravel Community -

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan total pulau mencapai ±17.000 pulau. Hal tersebut membuat Indonesia memiliki banyak pantai yang sangat menawan.

Selain itu, negara kita ini memiliki keindahan bawah laut yang sangat menakjubkan hingga terkenal di mancanegara. Salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan bawah lautnya berada di Provinsi Lampung.

Lampung sendiri merupakan provinsi paling selatan serta menjadi pintu gerbang pulau Sumatra. Provinsi ini juga memiliki garis pantai yang cukup luas, sehingga membuat lampung memiliki banyak sekali pantai-pantai yang indah.

Pantai juga merupakan salah satu destinasi wisata andalan provinsi Lampung. Nama Pahawang mungkin masih asing di telinga kita. Namun, pulau yang terletak di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung menyimpan keindahan alam yang luar biasa.

Keindahan alam tersebut terdiri dari panorama alam dan keindahan bawah laut yang menakjubkan. Bayak biota laut yang hidup disana. Saking indahnya, Pulau Pahawang sering dijuluki sebagai "Surganya Lampung".

Bagi kalian yang ingin berlibur ke Pulau Pahawang, tidaklah sulit untuk menuju lokasi tersebut. Sekitar dua jam perjalanan dari pusat kota Bandar Lampung dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Bagi yang berasal dari luar Lampung, jika menggunakan angkutan umum, bisa mengambil rute dari arah pelabuhan Bakauheni, dengan menaiki bus ke Bandar Lampung dan turun di fly over Kali Balok.

Perjalanan dari Bakuheni memakan waktu sekitar dua sampai tiga jam. Kemudian naik angkot berwarna abu-abu jurusan Tanjung Karang-Sukaramedan turun di Bundaran Gajah (kawasan Tugu Adipura). Perjalanan ini memakan waktu sekitar dua puluh menit.

Setelah itu naik angkot berwarna ungu jurusan Tanjung Karang-TelukBetung dan turun di Gudang Garam. Perjalanannya memakan waktu sekitar dua puluh menit. Kemudian, naik mobil pick up ke arah Dermaga Ketapang.

Perjalanan dari sini membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Setelah sampai di Dermaga Ketapang, Anda harus menyewa perahu untuk menyebrang ke Pulau Pahawang dan menyewa perlengkapan snorkling.

Tarif setiap perahunya berkisar antara Rp. 400.000 - Rp. 500.000 seharian penuh. Satu perahu dapat mengangkut hingga 10 sampai 20 orang. Sedangkan untuk peralatan snorkling hanya dengan tarif Rp. 80.000 saja dan kita sudah bisa menikmati keindahan bawah laut yang sangat menakjubkan.

Pulau Pahawang sendiri terbagi atas dua pulau, Pahawang Besar dan Pahawang Kecil. Keduanya sama-sama memiliki keindahan alam yang luar biasa. Ketika air laut sedang surut, para wisatawan dapat berjalan di atas pasir timbul yang menghubungkan antara Pulau Pahawang besar dan kecil.

Pulau Pahawang Besar

Pahawang Besar merupakan pulau utama di tempat ini. Dengan luas sekitar 1.000 hektar, menjadikan pulau ini sebagai pulau utama serta pusat kegiatan di tempat ini. Selain itu pulau ini terdapat banyak penginapan dan fasiltas lainnya bagi pengunjung.

Untuk harga sewanya relatif murah, yaitu Rp 300.000 per malam. Pulau Pahawang Besar juga dikelilingi oleh spot snorkeling yang indah dan unik. Salah satu yang menjadi primadonanya adalah Taman Nemo (ikan badut).

Disebut Taman Nemo karena kebanyakan ikan-ikan yang berkeliaran bebas di area ini didominasi oleh ikan badut, ikan yang menjadi tokoh utama di film animasi berjudul "Finding Nemo".

Pulau Pahawang Kecil

Tidak jauh dari Pulau Pahawang Besar, terdapat pulau yang luasnya lebih kecil, yakni sekitar 13 hektar bernama Pulau Pahawang Kecil. Menurut penduduk sekitar, pulau ini dikelola secara privat oleh warga negara asing yang dikenal penduduk lokal dengan sebutan Mr. Joe.

Meskipun terdapat sebuah cottage di Pahawang Kecil, penginapan itu tidak bisa dengan bebas dikunjungi oleh para wisatawan karena berstatus privat. Namun, wisatawan tetap bisa berkunjung ke pulau ini untuk snorkeling atau bersantai dan bermain di tepi pantainya.

---

Artikel ini ditulis oleh pembaca detik Travel, Ogi Zatul. Traveler yang hobi berbagi cerita perjalanan, yuk kirim artikel, foto atau snapshot kepada detikTravel di d'Travelers. Link-nya di sini

BERITA TERKAIT
BACA JUGA