Salah satu petugas keamanan Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, terekam membuat gestur mata sipit yang dianggap bernada rasis. Manajemen bandara menyampaikan permintaan maaf.
Dikutip dari Bangkok Post, Kamis (6/8/2026), insiden itu terjadi pada Rabu (29/7) malam ketika seorang selebritas China yang identitasnya tidak diungkap dijadwalkan terbang dari dari Bandara Suvarnabhumi. Dengan menggunakan Thai Airways TG674, dia menuju Beijing.
Menurut keterangan resmi bandara, sekelompok penggemar yang memegang tiket penerbangan yang sama terus mengikuti sang artis hingga ke ruang tunggu penumpang, meski mereka tidak memiliki hak untuk memasuki area tersebut. Petugas Thai Airways kemudian meminta bantuan petugas keamanan untuk mengeluarkan rombongan fans itu dari lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, para penggemar kembali mengejar sang artis hingga ke ruang tunggu keberangkatan. Saat proses boarding berlangsung, mereka menolak pemeriksaan boarding pass dan berusaha mendekati idola mereka yang berjalan menuju garbarata.
Demi menjaga keselamatan penerbangan, petugas maskapai akhirnya menutup pintu pesawat sehingga kelompok penggemar tersebut tidak dapat ikut naik. Mereka kemudian diarahkan kembali ke ruang tunggu.
Setelah melakukan evaluasi, Thai Airways memutuskan menolak keberangkatan 22 penggemar karena dianggap tidak mematuhi prosedur keselamatan dan peraturan maskapai.
"Personel maskapai menilai kelompok penggemar tersebut berpotensi menimbulkan gangguan di dalam pesawat dan situasi bisa menjadi tidak terkendali setelah pesawat lepas landas," pernyataan manajemen Bandara Suvarnabhumi.
Dari 22 penumpang yang ditolak naik pesawat, sebanyak 12 orang bersedia menurunkan bagasi mereka. Sementara itu, 10 lainnya menunjukkan ketidakpuasan dan melakukan gestur yang dinilai provokatif kepada petugas sehingga memicu ketegangan.
Keributan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah video penanganan insiden beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang petugas keamanan terlihat menarik ujung kedua matanya hingga membentuk gestur mata sipit yang oleh banyak warganet dianggap sebagai ejekan terhadap warga China.
Manajemen Bandara Suvarnabhumi menegaskan bahwa staf keamanan itu memang bertugas menjaga keselamatan penumpang dan kelancaran operasional penerbangan. Namun, bandara mengakui ada personel yang menunjukkan perilaku tidak pantas dan tidak sesuai dengan standar pelayanan maupun peraturan bandara.
Karena itu, pengelola bandara menyampaikan permintaan maaf atas tindakan petugas tersebut dan memastikan yang bersangkutan telah dikenai sanksi disiplin.
Permintaan maaf itu tidak mengubah keputusan maskapai yang menolak keberangkatan 22 penggemar tersebut. Bandara menegaskan penolakan dilakukan semata-mata karena alasan keselamatan penerbangan setelah para penggemar tidak mengikuti prosedur boarding dan dikhawatirkan dapat mengganggu ketertiban di dalam pesawat.











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030