Museum Kesaktian Pancasila sedang menjalani revitalisasi. Museum itu akan memiliki wajah baru baru di antaranya pada diorama.
Gedung yang mulai beroperasi pada 1992 itu sedang menyelesaikan tahapan akhir revitalisasi. Rencana peresmian Museum Kesaktian Pancasila dilakukan pada 1 Oktober 2026.
Menurut Kasubsi Koleksi Monumen Pancasila Sakti, Mayor Marinir Masnen, museum akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Waktunya bertepatan saat digelarnya Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di area monumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Museum Kesaktian Pancasila ini kan rencananya akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 1 Oktober 2026," kata Mayor Marinir Masnen kepada detikTravel, Kamis (24/9/2026).
Selama proses revitalisasi berjalan, ternyata ada perubahan nama museum dari rencana sebelumnya. Masnen mengungkapkan bahwa bangunan itu awalnya tetap menggunakan nama Museum Pengkhianatan PKI.
"Sebelumnya museum ini bukan bernama Museum Kesaktian Pancasila. Awalnya adalah Museum Pengkhianatan PKI. Setelah ada revitalisasi dari Kementerian Kebudayaan maka museum itu direncanakan akan diganti namanya menjadi Museum Kesaktian Pancasila," kata dia.
"Diganti karena biar alurnya itu melekat dengan Kesaktian Pancasila. Karena kalau Pengkhianatan PKI, alurnya tidak nyambung antara monumen dan museumnya. Sehingga kalau nanti monumen, terus kemudian didukung oleh museum akan lebih mengena untuk bisa menjelaskan sejarah tentang PKI itu sendiri," dia menambahkan.
Dia menjelaskan di dalam Museum Kesaktian Pancasila terdapat koleksi 34 diorama. Masing-masing diorama menceritakan tentang pemberontakan dan penumpasan PKI di berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.
Koleksi yang ada dimulai dari 1945 sampai 1974. Koleksi terakhir adalah cerita terbunuhnya S.A. Sofyan yang memberontak di wilayah Kalimantan Utara.
Masnen mengatakan bahwa dengan mengadopsi museum dari luar negeri, di Museum Kesaktian Pancasila akan ada perubahan tampilan diorama yang hampir 100 persen berbeda dari sebelumnya.
"Untuk tampilan diorama memang berubah hampir 100%. Yang awalnya diorama-diorama itu menonjolkan diorama namun sekelilingnya masih umum. Nah sekarang ini dengan direvitalisasi, bentuknya mengadopsi museum yang ada di luar negeri. Jadi seluruhnya gelap, yang hanya menyala adalah diorama atau fragmen atau salah satu yang sudah menggunakan multimedia," ujar dia.
Namun, tidak seluruh diorama menggunakan multimedia. Ada yang kosong hanya menggunakan narasi. Keberadaan diorama diselang-seling untuk memberikan pengalaman lebih memuaskan bagi traveler.
Setelah proses revitalisasi dan peresmian selesai, museum ini bisa segera dikunjungi oleh traveler yang ingin melakukan wisata sejarah untuk mengenang tragedi pembantaian G30S/PKI di Indonesia.
Museum Kesaktian Pancasila berada dalam satu kawasan dengan Monumen Pancasila Sakti di Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Traveler bisa mengunjungi area museum mulai 2 Oktober 2026.
"Adanya revitalisasi ini diharapkan lebih menarik terhadap pengunjung. Kemudian, lebih mengena dalam memberikan penyampaian sejarah tentang PKI ini, baik lewat narasi maupun lewat multimedia," kata dia.











































Komentar Terbanyak
Kapolda Jateng Bantah Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dicabut!
Polemik Konser Andrea Bocelli: Didukung Menteri Pariwisata-Ditolak MUI
Melihat Lagi Dukungan Menteri Pariwisata Terhadap Konser Andrea Bocelli