Christian Heru Cahyo Saputro

Penggiat Heritage dan peneliti pada Folklor pada SEKELEK Institute Publishing House, tinggal di Bandar Lampung. Karya-karyanya berupa puisi esei, feature, resensi buku, musik, senirupa dan film dan catatan perjalanan pernah dimuat diberbagai media antara lain: Lampung Post, Sriwijaya Post, Sumatera Post, Lampung Ekspres, Media Indonesia, Kompas, Bisnis Indonesia,Tanggamus Post, Majalah Jalan Jalan, Inside Sumatera, Garuda Magazine, Tamasya, Visual Art, Gong , Kartini, Ombudsman Indonesia, Readers Digest Indonesia, Travelwan,Indonesia Art News, Horison Online, Kompasiana, China Town, Cultural, Indonesiaartnews, Suara Rakyat , Sriwijaya In Flight Magazine, SKH Analisa (Medan) , Majalah Esensi (Balai Bahasa) dan banyak lagi. Aktif di Lembaga nirlaba Jung Foundation---sebagai Direktur Eksekutif---bergerak menumbuhkembangkan kesenian dan warisan budaya Lampung. Mengeditori sejumlah buku tentang budaya Lampung yang diterbitkan Jung Foundation kerjasama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yaitu; Dua Arus (Antologi Sastra Modern dan Tradisi Lampung), Semanda (Kumpulan Cerpen AM Zulqarnain), Pesona Malam (Kumpulan Puisi Isbedy Stiawan ZS), Guru Juned dan Jurkam (Kumpulan Cerpen Hasanuddin Z Arifin), Kesenian di Ladang Anggur (Kumpulan Esei Oyos Saroso HN). Selain itu terlibat langsung dalam kegiatan sastra, teater, film dan seni rupa juga mengikuti berbagai kegiatan seni dan budaya di tingkat nasional maupun regional antara lain, Kongres Cerpen Indonesia II di Riau (2004), Kongres Sastra Internasional di Manado (2004), Kenduri Budaya di Malaka, Malaysia (2005), Kongres Kesenian di Jakarta (2005) Pertemuan Penyair Nusantara (PSN) di Kedah, Malaysia (2007), dan Konferensi Warisan Budaya Se-Dunia di Solo ,Jawa Tengah (2008). Pertemuan Warisan Budaya Se- Sumatera di Samosir (2013), Petemuan Warisan Budaya dan Konferensi Internasional Heritage di Sawahlunto (2015), Pertemuan Sastrawan MPU di Lembang, Jawa Barat (2017) , Pertemuan Sastrawan Mpu di Anyer, Banten (2019) Terkini menerbitkan buku Seri Kearifan Lokal Lampung, Piil Pesenggiri, Etos dan Semangat Kelampungan (Jung Foundation 2011) dan Meng editori buku Gamolan Pekhing, Musik Bambu dari Sekala Berak (SEKELEK Institut Publishing House 2012) Pengamat pariwisata, seni dan peneliti ini sering menulis kearifan lokal Lampung ke berbagai media nasional maupun lokal.Ke depan Direktur SEKELEK Institute Publishing House ini punya obsesi membangun citra daerah Lampung lewat ranah seni dan budaya.

400 Poin

5 Published Article
Senin, 04 Mei 2020 09:53 WIB
Cerita Perjalanan

Khasnya Bangunan Masjid Cheng Ho

Muslim Tionghoa di Indonesia terus memberikan sumbangan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Terutama bila dilihat dari pengaruh dan kontribusinya dalam ikon baru wisata religi melalui pembangunan masjid Cheng Ho dengan arsitektur khasnya perpaduan antara budaya Arab, Cina dan lokal di beberapa kota di Indonesia.

Minggu, 29 Sep 2019 14:22 WIB
Cerita Perjalanan

Goa Kreo dan Kisah Kera Yang Setia

Goa Kreo kini jadi salah satu destinasi wisata di Kota Semarang. Menariknya, di kawasan Goa Kreo ini hidup berkoloni kera ekor panjang. Konon para kera ini tetap setia pada Sunan Kalijaga untuk menjaga gua dan sungai yang ada.