Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 17 Des 2012 16:24 WIB

DESTINATIONS

Alamak! Enaknya Pijat Ala Thailand

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Thai Massage mengandalkan kekuatan jari dan tangan untuk memijat kaki pasien (Fitraya/detikTravel)
Khao Yai - Thai Massage atau pijat ala Thailand adalah salah satu teknik pijat yang sudah terkenal di mata wisatawan. Mereka yang melancong ke Thailand, ingin mencoba pijat ini setelah seharian lelah berjalan-jalan. Pijatannya terbukti manjur.

Di sela-sela pertemuan Tourism Authority of Thailand (TAT) dengan delegasi pariwisata se-Asia dan Australia di Piano Resort, Khao Yai, Thailand, Selasa (27/11/2012) mereka menyediakan fasilitas Thai Massage untuk anggota delegasi dan media. Wah kebetulan, 3 hari berjalan kesana-kemari memang membuat kaki ini pegal.

Saya harus sedikit mengantri untuk masuk ke ruang pijat dengan kapasitas 6 sofa pijat. Pasien duduk selonjor kaki. Sedangkan pemijat, yang kebanyakan ibu-ibu paruh baya, duduk di bangku kecil yang lebih rendah.

Tahapan pijat ternyata ada banyak. Pertama kaki saya direndam di baskom air hangat yang kemudian dilarutkan sekantung obat herbal. Saya penasaran dengan ramuannya, sayang ibu-ibu yang memijat saya tidak mengerti bahasa Inggris.

Setelah sekitar 5 menit dan air di baskom sudah berwarna coklat, satu kaki saya lantas diangkat, diberi semacam lotion dari nampan kecil berisi aneka ramuan. Lantas kaki saya dibungkus handuk. Kaki yang lain langsung dipijat.

Si ibu pemijat mengambil batang kayu seperti pensil dan mulai memijat setiap buku-buku dan sendi di jari kaki saya satu persatu. Thai Massage memang mengandalkan pada penekanan titik-titik tertentu pada tubuh kita.

Telapak kaki lantas digores-gores dengan batang kayu tadi. Punggung kaki dan tumit dipijat dengan cara ditumbuk. Pijatan lalu langsung lompat ke lutut.

Bagian belakang lutut diurut dengan kekuatan penuh. Duh! Sakitnya terasa sekali. Lantas otot betis diurut ke arah bawah menuju telapak kaki. Sementara otot betis bagian depan diurut sebaliknya, dari bawah ke arah lutut.

Selesai satu kaki, maka dilanjutkan dengan kaki sebelah. Sementara kaki yang sudah selesai diberi lotion dan dibalut handuk. Kaki saya yang lain lalu dipijat dengan proses yang sama seperti sebelumnya. Setelah selesai, kedua kaki yang kini dalam balutan handuk dipijat dengan menggunakan siku.

Proses pijat pun selesai. Kaki saya dibersihkan dan dikeringkan dengan handuk. Di pintu keluar, segelas teh herbal dengan campuran pandan dan aneka rempah lain sudah menunggu saya.

Aaaah sempurna! Sakit di kaki ini jauh berkurang dan segelas teh herbal ini sungguh memulihkan mood. Sementara, di hadapan saya adalah matahari yang memerah saat senja datang ke perbukitan Khao Yai.

(fay/sst)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA