Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 03 Jul 2013 10:17 WIB

DESTINATIONS

Rumah Kapten Haddock di Komik Tintin Sungguhan Ada

detikTravel
Marlinspike dalam komik Tintin dan aslinya (Ari/detikTravel)
Marlinspike dalam komik Tintin dan aslinya (Ari/detikTravel)
Loire - Mereka yang menonton film atau membaca komik Tintin, pasti tahu kalau sahabatnya Kapten Haddock tinggal di puri yang sangat besar. Siapa sangka, rumah ini sungguhan ada dan jadi destinasi wajib penggemar Tintin.

Rumah itu sangat besar, hampir 1 lapangan sepakbola. Lokasinya berada di sebuah taman super luas yang dikelilingi hutan dengan pohon jangkung serta taman botani yang luas. Di sayap kiri terdapat banguna pendukung logistik pendukung seperti menyimpan makanan dan dapur. Sementarara nun jauh di depannya, terdapat kapel dan beberapa bangunan lain yang sangat eksotis.

Saat saya memasuki area ini di Loire, Prancis, awal Juni lalu, benar-benar membuat terbengong-bengong. Mata berbinar-binar karena benar-benar seperti dalam cerita dongeng atau kartun-kartun Eropa. Sebuah rumah raksasa membentuk kastil dengan fasad mewah dan terlihat sangat bangsawan. Dindingnya bercat putih dan beberapa bagian menggunakan kuning gading. Sementara di sejumlah titik dipenuhi relief atau patung bergaya Rennaisance.

"Selamat datang di Chateau de Cheverny (baca: Syato de Syavernoa). Kastil megah yang sudah ditinggali lebih dari 600 tahun lalu," ucap seorang petugas kastil menghamburkan lamunan saya.

600 tahun? Ya. Kastil ini memang sudah tua. Melewati berbagai generasi dan gonjang-ganjing zaman. Kastil Cheverny ini mulai dibangun tahun 1624-1630 oleh bangsawan Philippe Hurault dengan menyewa jasa arsitek terkenal Jacques Bougier yang merancang kastil kerajaan Blois (baca: Bloa).

"Pembangunan masih diteruskan oleh anak perempuan Philippe yakni Hurault dan Marguerite. Kedua perempuan ini yang memberi sentuhan interior dan berperan penting untuk membuat kastil seindah sekarang. Perlu 20 tahun bagi Hurault dan Marguerite menyelesaikan pekerjaanya," ucap pemandu kastil.

Meski sudah tua, kastil tersebut masih sangat terawat. Nyaris tidak ada debu menempel dari koleksi kuno kastil tersebut. Barang-barang seperti karpet, laci, meja marmer, baju besi, senjata kuno hingga gaun dan panci perak masih dipertahankan utuh membentuk museum yang apik. Semua benda-benda itu diperlihatkan untuk pengunjung di lantai 1 dan 2 kastil tersebut.

"Keluarga juga masih tinggal di sini. Di lantai 3," kata petugas itu sambil menunjuk silsilah para bangsawan pemilik kastil yang dipampang di ruang tamu.

Yang lebih menarik, desain rumah yang sangat bangsawan itu menginspirasi Georges Remi pemilik nama Herge, sang komikus pembuat karakter Tintin dalam beberapa bukunya. Herge merubah nama Cheverny menjadi Marlinspike Hall.

Seperti dalam komik Tintin 'Zamrud Castafiore', Herge menggunakan kastil dan pedesaaan di sekitar kastil sebagai setting cerita Tintin dan Kapten Haddock. Juga dalam komik 'Rahasia Kapal Unicorn' yang sempat difilmkan Steven Spielberg, ruang tamu kastil Cheverny menjadi bagian dari cerita.

Untuk memperkuat kehadiran Tintin di kastil tersebut, terdapat ruangan khusus untuk Tintin dan Kapten Haddock. Ruangan itu berada di seberang bangunan utama yang menyimpan benda dan berbagai barang dalam komik Tintin seperti replika kapal Unicorn yang kesohor itu.

Bahkan, sejak pintu masuk kastil, boneka, komik dan berbagai poster Tintin sudah terpajang lengkap. Juga suvenir dan pernak-pernik yang dijual di toko cenderamata, sebagian besar karakter tokoh-tokoh Tintin, termasuk anjing Snowy pastinya.

Untuk menyambangi Kastil Chaverny, lumayan jauh. Setidaknya perlu 4 jam perjalanan menggunakan bus dari Paris. Sementara naik kereta cepat bisa menyingkat waktu hingga separuhnya, turun di stasiun Gare de Tours. Tours merupakan ibukota Provinsi Loire, lokasi puluhan kastil termasuk Cheverny. Dari stasiun, masih menggunakan bus menuju lokasi sekitar 1 jam.

Bagi turis Indonesia, Cheverny masih sangat jarang dikunjungi. Karena itu, jarang sekali agen perjalanan memasukan tur ke kastil ini sebagai bagian dari paketnya. Saya pun perlu menggunakan paket tur lokal untuk ke Cheverny dan 2 kastil yang lain. Tiket masuk kastil ini 9 Euro (Rp 116 ribu) untuk dewasa dan 6 Euro (Rp 78 ribu) untuk anak di bawah 7 tahun.

Meski tidak terlampau populer, siapapun yang ke sini akan sangat puas. Karena bisa merasakan langsung selera bangsawan Perancis yang orisinil, mewah dan berselera tetapi menyepi dari keramaian. Tinggal di pedesaan yang makmur ditemani segelas anggur berusia puluhan tahun, hmmm....



(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA