Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 03 Jul 2013 10:47 WIB

DESTINATIONS

Masjid Pink, Landmark Unik di Putrajaya

Faela Shafa
detikTravel
Masjid Putra di Putrajaya (Shafa/detiktravel)
Putrajaya - Satu landmark yang paling terkenal di Putrajaya, Malaysia adalah Masjid Pink. Berdiri kokoh, masjid ini berwarna pink dan sangat cantik dipandang mata.

Warna pinknya lah yang membuat pelancong kerap bertanya bangunan apa itu. Ternyata inilah landmark dari Putrajaya, kota pusat pemerintahan di Malaysia. Masjid Putra atau yang dikenal dengan nama lain Masjid Pink punya warna dominan merah jambu.

Selain warna, paduan gaya arsiteknya sangat menarik, yaitu Turki, Timur Tengah dan Melayu. Masjid ini memiliki 4 lantai, dengan pemisahan yang sempurna antara ruang laki-laki dan perempuan. Masjid yang berada di depan Kantor Perdana Menteri Malaysia ini dibangun pada tahun 1997 dan memiliki luas 1,37 hektar.

Jamaah yang bisa ditampung di sini sekitar 15.000 orang. Selain untuk beribadah, masjid yang namanya diambil dari nama mantan Perdana Menteri Malaysia pertama ini, juga jadi objek wisata. Ada banyak sekali pelancong asing yang sengaja mendatangi masjid ini.

Menurut Rosita, pemandu wisata saat acara Family Gathering bersama Malaysia Tourism Board beberapa waktu lalu, salah satu turis asing yang paling banyak melancong ke sini berasal dari China. Benar saja, saat detikTravel masuk ke dalam masjid, terlihat banyak turis asal Negeri Tirai Bambu yang seliweran di dalam.

Yang menarik, masjid ini sangat siap dengan kedatangan para wisatawan. Terlihat dari stand informasi dan penyediaan jubah. Bagi wanita yang tidak memakai hijab, diwajibkan menggunakan jubah. Begitu juga dengan laki-laki yang memakai celana lebih pendek dari lutut.

Tidak hanya di depannya, turis juga bisa masuk ke dalam masjid untuk mengagumi arsitektur yang megah nan indah dipandang mata. Ada batasan memakai alas kaki, ada juga batasan bagi pengunjung yang masuk ke dalam masjid.

Di dekat pintu masjid, ada stand informasi berisi flyer tentang gerakan, makna dan jadwal salat dalam berbagai bahasa. Stand ini kerap dipenuhi pengunjung dari agama lain yang penasaran dengan ritual ibadah wajib agama Islam yang satu ini. Setiap adzan, masjid akan ditutup sementara untuk melaksanakan salat terlebih dahulu.

(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA