Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 04 Jul 2013 18:04 WIB

DESTINATIONS

Pasar Malam di Maroko, Eksotis dan Bikin Lupa Diri!

Kios penjual makanan di Jemaa El-Fna (fxcuisine.com)
Kios penjual makanan di Jemaa El-Fna (fxcuisine.com)
Marrakech - Saat mentari terbenam, kawasan Old City di Marrakech menyulap diri. Kios-kios dibuka, kursi dan bangku panjang berderet di jalanan. Wangi daging menyeruak di udara. Inilah pasar malam paling menghipnosis di Maroko.

Jemaa El-Fna, begitu nama pasarnya. Saat matahari pulang dan berganti malam, kawasan Old City berbenah. Warga lokal membuka kios makanan dan minuman. Para peramal, seniman jalanan, dan tukang tato hena buka lapak. Sayup-sayup, wangi rempah dan domba bakar menyeruak di udara.

Pasar malam inilah salah satu alasan wisatawan ingin berkunjung ke Kota Marrakech, Maroko. Jemaa El-Fna seperti punya sihir, menghipnosis wisatawan sampai lupa diri. Semakin malam, suara tabuhan alat musik Gnawa semakin terdengar. Warga dan wisatawan semakin lapar. Bau makanan menyeruak ke udara.

Ada siput dengan bumbu pedas, domba yang dipanggang bersama rempah, juga ayam panggang yang disajikan dengan semangkuk sup hangat. Sosis pedas dan ikan bakar rempah disajikan dalam semangkuk buncis panggang. Semuanya segar, Anda akan mendapatkan makanan ini hangat seutuhnya.

Dilansir dari TravelDK, Kamis (4/7/2013), tak perlu kuatir kalau tidak fasih berbahasa Arab. Tiap kios punya daftar menu. Anda tinggal menunjuknya, duduk di bangku terdekat, kemudian menunggu dipanggil oleh penjualnya. Harga tiap makanan pun tergolong murah. Tak heran, Jemaa El-Fna menjadi salah satu pasar malam terfavorit di dunia.

Dalam semalam, Jemaa El-Fna akan menyihir wisatawan. Betapa tidak, para peramal dan pendongeng berderet di pinggir jalan. Seniman menyanyi dan main alat musik, sementara penari meliuk di tengah kerumunan. Sementara pendongeng, siap menceritakan tentang pahlawan-pahlawan Islam.

Larut malam, seniman jalanan yang akan menghibur wisatawan adalah para penari waria. Mereka mengenakan pakaian wanita khas Maroko, dan meliuk dengan lincahnya. Cadar menutupi muka mereka, namun dijamin, Anda akan kelimpungan mencari perbedaan para waria ini dengan wanita asli!

Bukan Maroko namanya kalau tak identik dengan rempah. Masih di Jemaa El-Fna, kios-kios berderet menjual rempah dan buah-buahan kering. Ada pula Majoun, daun ganja asli Maroko yang diolah menjadi selai atau kue. Meski pengaruhnya tak sebesar ganja pada umumnya, kue dan selai ini konon menimbulkan halusinasi.

Jangan cuma cicipi makanan dan berfoto ria di sini. Datangilah tukang henna. Pilih sendiri gambar yang akan diaplikasikan ke tangan atau kaki Anda. Tato henna ini bisa bertahan seminggu.

Karena daya pikatnya, banyak wisatawan yang menghabiskan malam sampai pagi di Jemaa El-Fna. Boleh saja, asal harus tetap berhati-hati. Pencurian pernah terjadi beberapa kali, saking banyaknya warga dan wisatawan. Tapi yang perlu Anda lakukan adalah memastikan barang-barang berharga disimpan di tempat yang aman. Lalu, nikmatilah pasar malam Maroko yang memesona!



(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA