Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 29 Sep 2020 16:11 WIB

DETIKTRAVEL

Kontes Foto Mangrove: dari Meksiko Sampai Indonesia

Femi Diah
detikTravel
Once Again Being a Mother di hutan mangrove Meksiko juara kotes foto mangrove 2020
Once Again Being a Mother di hutan mangrove Meksiko juara Kotes Foto Mangrove 2020 (Victor Hugo Luja Molina via BBC)
Selain mengumumkan foto terbaik, kontes itu juga memilih foto terbaik pada kategori lain. Salah satu di antaranya, hutan mangrove di Sumba.

1. Mangrove dan Alam Liar

Kategori ini dimenangkan oleh Jenny Stock dari Kuba. Foto milik Stock berjudul Welcome Grin yang merekam seekor buaya Amerika di hutan mangrove Jardines de la Reina.

Bisa dibayangkan betapa dekatnya Stock dengan buaya itu...

2. Runner-up Mangrove dan Satwa Liar

Peringkat kedua kategori itu diraih oleh Anita Kainrath dari Bahamas. Dia merekam hiu di Bimini, Bahamas yang menggunakan laguna dan sungai kecil yang dipenuhi mangrove sebagai tempat bertelur dan membesarkan anak.

3. Juara Mangrove dan Komunitas

Kategori ini menjadi milik Morgan Bennett-Smith di Papua Nugini. Dia memberi judul karyanya Coastal Community.

Anak-anak lokal berkumpul di depan pulau kecil terkait mangrove di sepanjang pesisir Papua Nugini. Ekosistem pesisir di sini bergantung pada sistem konservasi dan perlindungan yang berbasis komunitas. Warga lokal menghargai ekosistem mereka dan melindunginya.

4. Runner-up Mangrove dan Komunitas

Foto dengan judul Keseimbangan Lingkungan di Bojagos itu menjadi runner-up kategori Mangrove dan Komunitas. Foto itu hasil jepretan Ricci Shryock di Guinea Bissau.

Dalam foto itu nampak Ndira dan Teresa, warga kampung Bijagos, di Guinea-Bissau, Afrika barat, yang merupakan bagian dari kelompok perempuan yang mengarungi air di antara hutan bakau saat air surut untuk mencari tiram. Tiram tersebut kemudian dijual atau terkadang digunakan dalam upacara adat.

5. Juara Mangrove dan Landscape

Kategori ini dimenangkan oleh foto Tarian Mangrove yang dibuat ole Harry Pieters dari Indonesia.

Pemandangan matahari terbenam di hutan bakau yang unik di sepanjang Pantai Walakiri, Sumba Timur, Indonesia, tempat pepohonan bergoyang di hamparan pasir putih.

6. Runner-up Mangrove dan Landscape

Untuk kategori runner-up Mangrove dan Landscape diraih Mangrove dari Udara karya Chris Scarffe di Madagaskar.

Hutan bakau dan sungai berkelok-kelok di barat laut Madagaskar, tampak dari udara, di bawah cahaya pagi hari, dengan latar belakang pulau vulkanik Nosy Komba yang dramatis.

7. Juara Mangrove dan Ancaman

Foto Mangrove dan Buldozer menjadi juara kategori ini. Foto itu karya Matthew Potenski dari Bahama.

"Saya mengambil foto split-shot dari endapan pasir yang dibangun di atas laguna yang dangkal," kata Potenski.

"Keesokan harinya, tumbuhan bakau di dalam foto telah terkubur di bawah tumpukan pasir," dia menambahkan.

Pembangunan ini tidak mengantungi izin dan merupakan indikasi dari bagaimana suatu proyek dapat berjalan dan merusak tanpa kewenangan hukum.

Gambar ini sepertinya selalu menimbulkan reaksi emosional yang kuat pada orang-orang.

8. Runner-up Mangrove dan Ancaman

Untuk kategori ini, peringkat kedua diduduki oleh he Real 'Man Vs Wild' aka 'Live and Let Live', oleh Vidyasagar Hariharan, India.

Hutan bakau yang tersisa di Mumbai terancam. Di sini, flamingo terlihat sedang makan di lahan basah, dengan pantulan bangunan di air - kesaksian suram perjuangan dan hilangnya habitat yang dihadapi burung-burung ini.

9. Juara Mangrove dan Konservasi

Kategori ini dimenangkan oleh Sea of Pink, oleh Pratik Chorge, India.

Dengan berkurangnya aktivitas manusia tahun ini, sejumlah besar flamingo melakukan perjalanan ke Mumbai, India.

Lahan Basah Talawe mendapat pemandangan merah muda ekstra, setelah alga mikroskopis dan bakteri bercampur dengan kelembapan tinggi dan mengubah sebagian air menjadi merah muda.

10. Runner-up Mangroves dan Konservasi

Peringkat kedua kategori ini adalah Rangers and Fishermen on Pate Island oleh Roshni Lodhia dari Kenya.

Jagawana di Pulau Pate, Kenya, ditugaskan untuk melakukan patroli di kawasan bakau untuk mencegah penebangan bakau secara ilegal.

11. Juara Harapan

Kategori ii dimenangkan oleh The Phantom of the Mangroves, oleh Soham Bhattacharyya dari India. Harimau adalah misteri terbesar di hutan bakau.

Penduduk desa setempat menganggap harimau sebagai "Dewa" karena mereka melindungi hutan dari ancaman manusia.

12. Juara Harapan

Kategori ini dimenangkan oleh Destroyed Habitat, oleh Shane Gross, AS.

Pada 2017, Puerto Riko dilanda badai Irma dan Maria, yang hanya berjarak dua minggu. Sebagian besar hutan bakau di dekat Cabo Rojo mati dan belum pulih tiga tahun kemudian.

13. Juara Harapan

Kategori ini menjadi milik foto berjudul Gen M for Mangrove, oleh Victor Fidelis Sentosa, juga dari Indonesia.

Anak zaman sekarang harus lebih sadar akan ekosistem mangrove dan fungsinya. Kampanye dan sosialisasi juga harus disertai dengan aksi untuk masa depan yang lebih cerah.

14. Juara Harapan

Left or right, towards what should we progress?, oleh Srikanth Mannepuri, India

15. Juara Harapan

Peralihan hutan bakau menjadi kolam akuakultur komersial adalah ancaman terbesar bagi bakau.

16. Juara harapan

Juara harapan lain diraih Sona dan Tiram di Hutan Bakau oleh Ricci Shryock, Guinea-Bissau.

Dalam foto itu Sona Sedja, 29 tahun, mencuci tiram yang ia kumpulkan sebelum membawanya ke pasar. Sedja menggunakan uang yang ia dapatkan untuk menunjang kehidupan dirinya dan dua anaknya.

17. Juara Harapan

Sponges in the Mangrove, oleh Alvaro Herrero Lopez-Beltran, Indonesia

18. Juara Harapan

Mangrove Maze, oleh Janos Leo G Andanar, Filipina

Sebuah perahu wisata di tengah hutan bakau di Pulau Siargao, Filipina. Wisatawan tidak hanya menikmati berselancar di ombak pulau, tapi juga menjelajah hutan bakau yang luas dengan air yang jernih.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA