Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 21 Okt 2020 15:46 WIB

DETIKTRAVEL

Wings Air Setop Sementara Penerbangan Jember - Surabaya

Yakub Mulyono
detikTravel
Sejumlah penumpang bersiap menaiki pesawat Wings Air di Bandara Udara Internasional Juwata Tarakan menuju Bandar Udara Nunukan Kalimantan Utara, Sabtu (5/10). Untuk mencapai pulau perbatasan Nunukan dari Tarakan ada dua jalan akses yaitu melalui Udara dan melalui laut. Untuk menuju Nunukan dari Tarakan dapat ditempuh sekitar 30 menit. Sedangkan perjalanan melalui jalur laut dapat ditempuh menjadi 2,5 jam via speed boat. tiket pesawat mencapai Rp. 300.000 dan tiket speedboat mencapai Rp. 200.000
Wings Air Jember Surabauya setop terbang (Pradita Utama/detikFOTO)
Jember -

Maskapai penerbangan Wings Air menghentikan sementara layanan penerbangan Jember - Surabaya Pulang - Pergi (PP). Penerbangan dihentikan selama 2 bulan, mulai awal November hingga akhir Desember 2020.

Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember, Edi Purnomo menyatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Wings Air tentang penghentian sementara layanan penerbangan Jember - Surabaya tersebut.

"Tadi malam suratnya, karena pertimbangan tertentu, juga terkait sepinya penumpang," kata Edi, Rabu (21/10/2020).

Wings Air merupakan satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan komersial Jember - Surabaya PP. Wings Air melayani penerbangan dengan pesawat jenis ATR 72-600.

Selama ini, Wings Air mengangkasa Jember - Surabaya PP tiga kali kali dalam seminggu. Yakni pada hari Rabu, Jumat dan Minggu.

Menanggapi penghentian penerbangan, Edi mengaku akan berkirim surat ke Wings Air agar tetap ada penerbangan meski durasinya dikurangi. Dia berharap Wings Air tetap terbang meski hanya sekali dalam seminggu.

"Kami tidak tinggal diam, kami berupaya juga berkirim surat ke kantor pusat Wings Air, setidaknya dalam satu minggu ada sekali penerbangan. Agar bandara ini tidak sepi," ujarnya.

"Kan di Jember ini tinggal satu maskapai penerbangan. Dulu yang Garuda itu sudah tidak ada. Kini tinggal satu (Wings Air). Ya kita tetap berupaya agar tidak berhenti lama," Edi menambahkan.

Sementara Manager Area Maskapai Wings Air Ricco Permana Hadi enggan memberikan komentar banyak terkait tidak beroperasinya pesawat dari perusahaannya itu. Rico hanya memberikan jawaban singkat, intinya mematuhi kebijakan dari kantor pusat.

"Maaf saya tidak bisa komentar banyak, karena kebijakan tidak terbang itu dari pusat. Mungkin bisa langsung dikonfirmasi ke kantor pusat," kata dia.



Simak Video "Wings Air Batalkan 2 Rute Penerbangan di NTT"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA