Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 26 Sep 2021 08:11 WIB

DETIKTRAVEL

Paket Wisata Vaksin Booster-Staycation Nakes Disiapkan di Bali

Sui Suadnyana
detikTravel
Kemenparekraf menyiapkan paket wisata vaksin booster dan staycation bagi tenaga kesehatan (nakes) di Bali. Berbagai paket ini disiapkan sebagai bagian dari uji coba pembukaan Bali untuk wisatawan mancanegara (wisman).
Foto: Menparekraf Sandiaga Uno (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf )menyiapkan paket wisata vaksin booster dan staycation bagi tenaga kesehatan (nakes) di Bali. Berbagai paket ini disiapkan sebagai bagian dari uji coba pembukaan Bali untuk wisatawan mancanegara.

"Karena kita akan memulai uji coba ini (pembukaan wisman) jadi paket wisata adaptasi seperti paket wisata vaksin booster, paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan green zone, ini yang nanti disiapkan bekerjasama dengan teman-teman industri," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno usai rapat persiapan pembukaan Bali di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali.

"Salah satu paket yang kita sampaikan juga kepada Pak Wagub, ada paket staycation untuk nakes. Dan ini saya kira bisa dimanfaatkan untuk industri di Bali agar program ini tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu," imbuh Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, paket wisata nakes adalah bentuk dari pemulihan ekonomi nasional untuk memberikan penghargaan kepada nakes yang sudah berjuang menurunkan angka pandemi COVID-19. Namun ia belum merincikan mengenai paket wisata vaksin booster.

"Mungkin 2 bulan terakhir, mungkin mereka (para nakes) sangat pasti lelah, 24 jam mereka bersiap-siap. Nah (paket staycation) ini kita tujukan kepada para nakes, termasuk di Bali. Dan kita harapkan mereka bisa staycation, bisa menggunakan fasilitas ini untuk beristirahat," harap Sandiaga.

Selain itu, paket wisata staycation bagi nakes ini juga diharapkan bisa menstimulasi dari sisi lain, seperti akomodasi, makanan dan juga transportasi. Penerapan program ini nantinya bakal diajukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

"Nanti Pak Wagub Bali yang mengajukan dengan koordinasi tentunya pemerintah provinsi, tentunya difasilitasi, tentunya kami akan segera eksekusi dari Jakarta," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA