Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Okt 2020 15:21 WIB

UGC-BRIDGE

Daftar Negara Maju di Dunia, di Mana Posisi Indonesia?

Tim Detikcom
detikTravel
San Francisco Skyline at Dusk, California, USA
San Francisco, salah satu kota di Amerika Serikat yang masuk dalam daftar negara maju di dunia(Foto: Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Setiap lembaga keuangan internasional memiliki definisi yang berbeda mengenai negara maju. Sehingga bisa saja sebuah negara menyandang status yang berbeda. Misalnya Indonesia yang masuk daftar negara maju di dunia versi kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR).

Februari lalu, Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Hal ini dikarenakan Indonesia memenuhi dua indikator, yaitu pangsa pasar mencapai 1% ke dunia dan menjadi anggota dalam kelompok Group Twenty (G20).

Negara maju menurut AS memiliki pendapatan per kapita di atas USD 12.375 per tahun, porsi perdagangan global lebih dari 0,5 % dari total perdagangan dunia, masuk kelompok keanggotaan negara maju Organisasi Kerja Sama Pembangunan Ekonomi (OECD), dan negara anggota G20.

Sementara menurut versi Dana Moneter Internasional (IMF), Indonesia masih masuk dalam kelompok negara berkembang. Mengapa demikian? IMF punya kategori berbeda dalam membuat klasifikasi negara maju dan negara berkembang.

Menurut IMF, negara maju memiliki PDB rata-rata USD 53,45 triliun dengan pendapatan per kapita USD 49.670. Kriteria lain yakni dominasi sektor industri di negara tersebut.

Berikut daftar negara maju di dunia versi IMF:


Australia, Austria, Belgia, Kanada, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Jepang, Korea Selatan, Latvia, Lituania, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Singapura, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat.

Lain lagi dengan Bank Dunia. Lembaga ini tidak membagi negara-negara berdasarkan istilah negara maju atau negara berkembang. Contohnya Indonesia dikategorikan ke dalam negara berpendapatan menengah ke atas. Sebelumnya Indonesia masuk dalam negara berpendapatan menengah ke bawah.

Negara yang dapat masuk dalam kategori ini memiliki pendapatan nasional bruto atau gross national income di antara USD 4.046 hingga USD 12.535 per tahun. Sementara negara berpendapatan tinggi memiliki pendapatan nasional bruto lebih dari USD 12.535.

Ada 83 negara yang masuk daftar negara berpendapatan tinggi versi Bank Dunia per 1 Juli 2020 lalu. Berikut beberapa di antaranya: Arab Saudi, Austria, Amerika Serikat, Bahrain, Belgia, Kroasia, Oman, Qatar, Uruguay, Malta, dan lainnya.

Jadi ada negara yang masuk dalam daftar negara maju di dunia versi AS belum tentu masuk dalam kelompok negara maju versi IMF dan negara berpendapatan tinggi versi Bank Dunia.



Simak Video "AS Coret RI dari Daftar Negara Berkembang, Airlangga: Kita Bangga!"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/nwy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA