Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Nov 2020 15:20 WIB

UGC-BRIDGE

Daftar Nama Pahlawan Indonesia, Dari Cut Nyak Dien hingga Ki Hajar Dewantara

Tim Detikcom
detikTravel
Mural Bertemakan Pahlawan Nasional Sambut HUT RI
Daftar nama pahlawan Indonesia. Beberapa diantaranya tampak dalam mural (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Negara ini punya deretan daftar nama pahlawan Indonesia yang berjuang merebut kemerdekaan dan mengusir penjajah dari tanah air. Ada nama Cut Nyak Dien dari Aceh sampai Ki Hajar Dewantara yang berjasa dalam bidang pendidikan.

Gelar pahlawan memang tak sembarangan disematkan. Pahlawan nasional diberikan kepada warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI.

Selain itu gelar ini bisa diberikan pada orang yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Pengusulannya berjenjang mulai dari daerah sampai ke tingkat pusat. Tahap akhir usulan akan dinilai Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang dibentuk pemerintah.

Rekomendasinya akan diberikan pada Mensos untuk diajukan pada Presiden RI melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Setiap tahun pemerintah memberi gelar pahlawan untuk beberapa tokoh bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Berikut daftar nama pahlawan Indonesia yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia:

1. Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien merupakan pahlawan Indonesia yang berasal dari Aceh. Suami pertamanya, Teungku Ibrahim Lam Nga, wafat ketika melawan Belanda. Peristiwa ini membuat Cut Nyak Dien angkat senjata.

Perempuan yang lahir di Lampadang pada 1848 ini bahu membahu dengan suami keduanya Teuku Umar turun ke medan pertempuran. Tewasnya Teuku Umar, membuat Cut Nyak Dien mengambil alih perlawanan dari pedalaman Meulaboh.

Kondisi Cut Nyak Dien yang semakin tua ditambah penyakit mata membuat Belanda berhasil menangkapnya. Dia kemudian dibuang ke Sumedang, Jawa Barat dan akhirnya wafat pada 6 November 1908.

Pemerintah mengangkatnya sebagai pahlawan nasional melalui SK Presiden RI Nomor 106 Tahun 1964.

2. Jenderal Sudirman

Jenderal Sudirman merupakan Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia yang pertama. Mantan komandan Pembela Tanah Air ini terkenal tidak ingin berkompromi dengan Belanda.

Di tengah kondisi kesehatannya yang lemah, Jenderal Sudirman memilih melakukan perang gerilya pada akhir 1948 ketika Belanda melancarkan agresi militer.

Mantan guru ini akhirnya turun gunung pada Juli 1949. Dia lalu dirawat karena penyakit paru-paru dan wafat pada 28 Januari 1950.

Pada 10 Desember 1964, Sudirman ditetapkan sebagai masuk dalam daftar nama pahlawan Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 314 Tahun 1964.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA