Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 20 Apr 2017 19:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

The Rocks, Kota Tua Sydney yang Oke Punya

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Foto: (Fitraya/detikTravel)
Foto: (Fitraya/detikTravel)
Sydney - Sydney di Australia punya Kota Tua yang tidak kalah dengan Jakarta. Tidak besar, namun sangat terjaga apik. Kamu mesti coba datang ke sana.

detikTravel dalam undangan Golden Rama Tours & Travel dan Destination NSW menjelajah tempat ini, Senin (17/4/2017). Sejarah singkatnya begini, kenapa disebut The Rocks, karena aslinya ini adalah bukit batu yang kemudian menjadi pemukiman.

Bukan sekadar pemukiman, The Rocks punya sejarah amat penting untuk Australia. Terletak di Teluk Sydney, The Rocks adalah pemukiman pertama dari koloni Inggris tahun 1788.

Ibaratnya, Australia lahir dari The Rocks. Bukan main.... Itu sebabnya pemerintah Australia menjaga betul kawasan ini dan kini menjadi objek wisata favorit untuk para traveler.

The Rocks masuk dalam kawasan wisata yang sama dengan Sydney Opera House. Kedua tempat ini dibatasi Pelabuhan Circular Quay untuk cruise dan ferry. The Rocks terdiri dari beberapa blok jalanan yang isinya adalah deretan bangunan tua abad ke 18-19.

 Monumen The Settlers (Fitraya/detikTravel) Monumen The Settlers (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel)
Untuk memahami sejarahnya, kamu bisa pergi ke The Rocks Discovery Museum. Atau bisa juga melihat Settlers Monument yang menceritakan sejarah pemukim pertama di Sydney.

Siapkan kamera kamu, karena setiap sudutnya seru untuk difoto. Ada banyak bangunan bersejarah yang dialihfungsikan jadi resto, bar, dan toko suvenir. Kalau akhir pekan, ada pasar yang menjual banyak barang seni dan kerajinan.

Ada hotel tua juga seperti Observer Hotel yang berdiri sejak 1848. Tapi untuk bangunan paling tua, kamu harus mampir ke Cadmans Cottage dekat pelabuhan cruise.

 Cadmans Cottage (Fitraya/detikTravel) Cadmans Cottage (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel)
Ini adalah rumah tertua kedua di Sydney yang dibangun tahun 1816, untuk pegawai syahbandar pelabuhan pada zamannya. Kemudian kamu bisa menyudahi blusukan di The Rocks dengan menikmati kawasan pedestrian yang lebar di Circular Quay.

Kamu bisa menikmati aksi musisi jalanan, melihat Sydney Opera House dari seberang pelabuhan, atau mampir ke Museum of Contemporary Art Australia. Kita pun resmi kembali ke masa modern Australia.

Aksi musisi jalanan di Circular Quay (Fitraya/detikTravel)Aksi musisi jalanan di Circular Quay (Fitraya/detikTravel) Foto: (Fitraya/detikTravel)
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED